Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 6751–6759 dari 6759 artikel
INAKTIVASI ENZIMATIS PADA PRODUKSI LINAMARIN DARI DAUN SINGKONG SEBAGAI SENYAWA ANTI NEOPLASTIK
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 2
(2008)
Singkong juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu merupakan salah
satu sumber bahan pangan terpenting di negara-negara tropis dan negara
berkembang. Saat ini Indonesia termasuk sebagai negara penghasil
singkong terbesar ketiga di dunia. Singkong merupakan tanaman yang
memiliki kandungan senyawa cyanogen. Senyawa cyanogen pada tanaman
singkong berupa senyawa glukosida cyanogen yang terdiri dari linamarin
dan lotaustralin. Senyawa glukosida cyanogenik pada tanaman singkong
sebagian...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KAJIAN HIDROLISA STARCH SAGU OLEH ENZIM GLUCOAMYLASE DAN PULLULANASE UNTUK PRODUKSI ASAM ORGANIK
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 1
(2008)
Sagu merupakan sumber pati dan karbohidrat yang bisa dikembangkan menjadi aneka produk bernilai ekonomi tinggi. Meskipun Indonesia merupakan negara penghasil sagu terbesar di dunia, namun teknologi pemanfaatan sagu di Indonesia masih sangat sederhana. Salah satu potensi pengembangan starch sagu adalah sebagai bahan baku produksi asam-asam organik seperti asam sitrat maupun asam glukonat. Starch sagu memiliki kadar starch (pati) yang cukup tinggi yaitu mencapai 98.2%. Proses konversi glukosa sta...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH KUAT ARUS PADA SISTEM METODA ARUS TERPASANG (Impressed Current Method) (SUATU UPAYA UNTUK MEMPERLAMBAT LAJU KOROSI PADA SALURAN PIPA BAJA)
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 1
(2008)
Oksidasi besi atau korosi dan upaya memperlambat lajunya, adalah pertarungan yang tak akan pernah selesai antara peristiwa oksidasi dan upaya pencegahan yang dikemukakan oleh ilmuwan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperlambat laju korosi ini. Dalam makalah ini akan diuraikan cara memperlambat laju korosi dengan Metoda Arus Terpasang. Prinsip Metoda Arus Terpasang adalah membuat bahan yang akan dilindungi ditempatkan sebagai katoda, dan bahan lain yang akan dikorbankan ditempatkan sebaga...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KAJIAN HIDROLISA ENZYMATIS JERAMI PADI UNTUK PRODUKSI BIOETANOL
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 1
(2008)
Penggunaan bahan bakar fosil, telah menyebabkan kenaikan konsentrasi CO2 dan gas rumah kaca yang lain di udara. Salah satu usaha memperkecil masalah tersebut adalah dengan penggunaan biofuel etanol sebagai penganti bahan bakar fosil. Saat ini bioetanol diproduksi dari tetes tebu,singkong maupun dari jagung. Salah satu alternatif bahan baku pembuatan bioetanol adalah biomassa berselulosa. Salah satu biomassa berselulosa dari limbah pertanian di Indonesia yang belum dimanfaatkan adalah limbah tan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS PERPINDAHAN KALOR PADA LORONG API KETEL UAP
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 1
, No 1
(2005)
Perencanaan lorong api ketel uap melibatkan perhitungan kekuatan bahan dan perpindahan kalor dari pembakaran bahan bakar ke air melalui dinding lorong api. Ketidakseimbangan laju perpindahan kalor pada dinding lorong api akan menyebabkan peningkatan temperatur dinding secara terus menerus yang akan menyebabkan kegagalan konstruksi lorong api. Dengan demikian perencanaan lorong api harus mempertimbangan kekuatan bahan dan laju perpindahan kalor pada dinding lorong api. Kata kunci: lorong api, l...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Remote Sensing (Penginderaan Jauh)
Dinamik
Vol 8
, No 2
(2003)
Remote sensing is the science and art of obtaining information about an object, area, or phenomenon through the analysis of data acquired by a device that is not in contact with the object, area, or phenomenon under investigations Remote sensing data is of such nature and volume as to require it to be compatible with processing and outputing by computers. They are the easiest, fastest, and most efficient way to produce images, extract data sets, and assist in decision making. One special functio...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Sistem Pendukung Keputusan Kontribusi Optimal pada Produk Pompa Air dan Mesin Mollen dengan Pendekatan Program Linier Metode Simplex
Dinamik
Vol 8
, No 2
(2003)
Decision Support System couple the intellectual resource of individuals with the capabilities of the computer to improve the quality of decision. It's a computer based support system for management decision makers who deal with semi-structured problem. An integrated decision support system for use in an machine mollen product has been developed. It incorporates a linear Programming model that represents the contribution optimal and optimizes the production water pump and mollen machine. An optim...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Model Data Spasial untuk Sistem Informasi Geografis
Dinamik
Vol 8
, No 1
(2003)
When creating databases for GIS-applications often existing maps are scanned and vectorised for used. However, vectorisation becomes obsolete when GIS-objects can be referred to both in theme and geometry in a raster environment. This article shows to use model spatial data raster and vector for GIS - applications in both the graphical and image structure. Geographical data must first be converted into a computer- readable format before it can be used in a GIS. Spatial data are "elements that ca...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Kebijakan Moneter dan Perbankan dalam Upaya Menghadapi Krisis Ekonomi Indonesia
Dinamik
Vol 7
, No 2
(2002)
Perekonomian Indonesia dalam tahun ini dan tahun-tahun mendatang akan menghadapi tantangan-tantangan berat. Pertarna, bagaimana menstabilkan nilai rupiah pada tingkat yang wajar dan meredam tingginya iaju inflasi untuk mempercepat proses pemulihan perekonomian nasional. Kedua, bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri, terhadap perbankan nasional. Ketiga,bagaimana mendorong kembali kegiatan dunia usaha untuk membatasi kontraksi yang lebih dalam pada perekonomi...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI