📅 04 August 2025
DOI: 10.37729/amnesti.v7i2.6615

Floating Island sebagai Metafora Kekebalan dalam Hukum Diplomatik

AMNESTI : Jurnal Hukum
Universitas Muhammadiyah Purworejo

📄 Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep Floating Island sebagai metafora kekebalan hukum dalam hukum diplomatik internasional. Dalam konteks ini, Floating Island dipahami sebagai simbol wilayah atau entitas yang secara fisik berada dalam yurisdiksi suatu negara, namun secara hukum memiliki kekebalan atau berada di luar jangkauan langsung hukum nasional negara tersebut. Fenomena ini paling nyata terlihat pada kapal asing yang berlayar di laut lepas di bawah bendera negara tertentu, serta kantor perwakilan diplomatik seperti kedutaan besar yang berada di wilayah negara penerima. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami dan menjelaskan bagaimana konsep metaforis Floating Island mencerminkan prinsip kekebalan hukum dalam hubungan internasional, khususnya dalam hal yurisdiksi, kedaulatan, dan non-intervensi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Bahan hukum primer diperoleh melalui studi pustaka terhadap instrumen hukum internasional, terutama Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Hukum Laut (UNCLOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora Floating Island relevan untuk menggambarkan posisi hukum entitas seperti kapal berbendera asing dan gedung kedutaan, yang memiliki status hukum khusus dan tunduk pada yurisdiksi negara bendera atau negara pengirim. Temuan ini menegaskan pentingnya penghormatan terhadap prinsip kekebalan diplomatik sebagai bagian dari tata hubungan internasional yang tertib dan berlandaskan hukum.

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
04 August 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 7, Nomor 2, Tahun 2025

📝 HOW TO CITE

Puspitasari, Dyah Rosiana, "Floating Island sebagai Metafora Kekebalan dalam Hukum Diplomatik," AMNESTI : Jurnal Hukum, vol. 7, no. 2, Aug. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun