Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 4851–4860 dari 5124 artikel
RESPON TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica Juncea L.) TERHADAP KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN MACAM MEDIA TANAM
Joglo: Jurnal Pertanian dan Pangan
Vol 25
, No 2
(2013)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan respon terbaik dari tanaman sawi hijau terhadap : (1) konsentrasi pupuk organik cair (POC), (2) macam media tanam, dan (3) konsentrasi POC dan macam media tanam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 2 faktor yaitu konsentrasi pupuk organik cair (K) yang terdiri atas 4 taraf dan macam media tanam (M) yang terdiri atas 3 taraf., ,Masing-massing kombinasi perlakuan diulang 4 kali. Analisis data menggunakan Analisis Ragam...
Sumber Asli
Google Scholar
PENGARUH KONSENTRASI AIR KEMIH DAN WAKTU ROMPESAN DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN MATA ENTRES PADA OKULASI DURIAN (Duria zibethinus Murr)
Joglo: Jurnal Pertanian dan Pangan
Vol 25
, No 2
(2013)
ABSTRAKUntuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kemih dan waktu rompeszm daun terhadap pertumbuhan mata entres pada okulasi durian, telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juli sampai dengan 15 Nopember 2011, di Balai Benih Hortikultura Mojogedang, Karanganyar, dengan ketinggian tempat 350 meter dpl. Metode percobaan yang digunakan adalah faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dua faktor perlakua, yaitu : konsentrasi air kemih (K) yang terdiri atas tiga tarafper1akua.n(K| =...
Sumber Asli
Google Scholar
AKTIVTTAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR ANTOSIANIN BERAS BERWARNA YAIYG BEREDAR DI DTY DAN SEKITARNYA
Joglo: Jurnal Pertanian dan Pangan
Vol 25
, No 2
(2013)
ABSTRAKBerdasarkan survey yang telah dilakukaD, jenis beras berwama yang beredar di DIY dan sekitarnya adalah: beras merah lx sosoh, beras meratr 2x sosoh, beras merah putih, beras ketan hitam lokal, dan beras hitam. Berdasarkan uji aktivitas antioksidan, beras merah lx sosoh mempunyai aktivitas antioksidan yang paling besar, yaitu 68,30% RSA DPPH (radical scavenging activity terhadap DPPH). Sedangkan yang mempunyai kemampuan untuk menangkap radikal berupa logamberat Fe adalah beras hitam, yaitu...
Sumber Asli
Google Scholar
PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM LAYANAN BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENEMU KENALI MULTIPLE INTELIGENSI SISWA KELOMPOK A TK MESEN SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010 - 2011
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah
Vol 8
, No 2
(2013)
Abstraks: Tujuan penelitian ini adalah Pemanfaatan Multimedia dalam Layanan Bimbingan Konseling untuk Menemu Kenali Multiple Intelegensi Siswa Kelompok A TK Mesen Surakarta Tahun Pelajaran 2010 – 2011, Metode PenelitanTempat Dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian dilaksanakan di TK Mesen, Jl. Surya No. 67 Surakarta. Penelitian dilaksanakan 3 bulan yakni bulan Oktober 2010 sampai dengan Desember 2010. Bentuk dan strategi penelitian menggunakan penelitian kualitatip, menggunakan diskripsi tentan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PRINSIP DUE PROCESS OF LAW DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK MENURUT UNDANG-UNDANG NO.3 TAHUN 1997 TENTANG PENGADILAN ANAK
Exsplorasi: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Vol 23
, No 1
(2013)
ABSTRACTPrinciple of due process of law related with child criminal have been regulated in UU No.8 Tahun 1981 about Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) jo UU No.3 Tahun 1997 about Pengadilan Anak. In KUHAP, there are ten principles must be basic in criminal justice system and in UU No.3 Tahun 1997 requirment for criminal justice system to child criminal likes special investigator, prosecutor , and judge. Beside that there is society conceling from Social Departement. Investigation of...
Sumber Asli
Google Scholar
PERKEMBANGAN SISTEM PERADILAN PIDANA
Wacana Hukum
Vol 2
, No 4
(2013)
ABSTRAK :Sistem peradilan pidana untuk pertama kali diperkenalkan oleh pakar hukumpidana dan para ahli dalam “criminal justice science†di Amerika Serikat seiringdengan ketidakpuasan terhadap mekanisme kerja aparatur penegak hukum daninstitusi penegakan hukum yang didasarkan pada pendekatan hukum danketertiban. Dalam literatur dikenal beberapa model peradilan pidana yakni CrimeControl Model, Due Process Model,Family Model dan Integrated Model.Kata Kunci : Sistem peradilan Pidana
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Doktrin Precedent dan Plea Bargaining System
Wacana Hukum
Vol 1
, No 1
(2013)
AbstrakDoktrin precedent dikenal dalam tatanan hukum Anglo Saxon, dimana hakim terikat pada putusan hakim terdahulu jika menghadapi kasus-kasus yang mirip. Di Amerika Serikat menganut the binding precedent dan persuasive precedent,sedangkan di Inggris menganut “the binding precedentâ€. Dalam sistem hukum acara pidana di Amerika Serikat juga mengenal plea bargaining system dimana antara jaksa dan terdakwa atau pembelanya dimungkinkan melakukan negosiasi jenis kejahatan yang akan dikenakan dan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
BEBERAPA HAL TENTANG HUKUM PIDANA LINGKUNGAN
Joglo: Jurnal Pertanian dan Pangan
Vol 18
, No 1
(2013)
ABSTRACTThe environmental law may be enforced by administrative instrument, civilinstrument, and criminal law instrument. All of them are of the same importance.The enforcement of environmental law requires understanding and cooperationbetween the administrative authority, the police and the public prosecutor.Keywords : The environmental law
Sumber Asli
Google Scholar
REALISME HUKUM DAN KRITIKNYA TERHADAP POSITIVISME HUKUM
Dinamika Hukum
Vol 1
, No 1
(2013)
ABSTRAKSaintifikasi hukum modern sangat dipengaruhi oleh kemunculan paradigma positivisme di dalam ilmu pengetahuan modern. Karakter utama hukum modern adalah sifatnya yang rasional. Rasionalitas ini ditandai oleh sifat peraturan hukum yang prosedural. Prosedur, dengan demikian menjadi dasar legalitas yang penting untuk menegakan apa yang disebut keadilan, bahkan prosedur menjadi lebih penting daripada bicara tentang keadilan (justice) itu sendiri. Kaum legal realist menekankan arti pentingnya e...
Sumber Asli
Google Scholar