πŸ“… 31 January 2026
DOI: 10.26714/jipmi.v5i1.899

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Semarang

πŸ“„ Abstract

Latar belakang: Panti asuhan adalah komunitas yang berisiko besar menjadi tempat penularan penyakit demam berdarah. Hidup bersama dengan populasi yang padat membuat penularan melalui gigitan nyamuk lebih cepat terjadi antar penghuni panti. Kondisi lingkungan seperti adanya genangan air dan sampah dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan penghuni panti asuhan tentang penularan penyakit demam berdaran dan cara pencegahannya. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan menggunakan media PowerPoint dan simulasi dengan media permainan ular tangga tentang demam berdarah. Sebelum dan sesuah penyuluhan dilakukan pengukuran skor pengetahuan. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum penyuluhan sebesar 87,78 dan sesudahnya sebesar 96,11. Partisipan memiliki tingkat pengetahuan Baik sebesar 86,7% sebelum penyuluhan, dan meningkat 100% setelahnya. Peningkatan hasil ini sangat signifikan dalam uji Wilcoxon (p= 0,002). Kesimpulan: Pengetahuan partisipan tentang penularan penyakit demam berdarah dan pencegahannya mengalami peningkatan bermakna setelah mengikuti penyuluhan dan simulasi permainan ular tangga.
_______________________________________________________________________
Abstract
Background: Orphanages are communities at high risk of dengue fever transmission. Living in a group population makes transmission through mosquito bites more rapid among residents. Environmental conditions such as stagnant water and garbage can become breeding grounds for the Aedes aegypti mosquito. Objective: To increase the knowledge of orphanage residents about the transmission of dengue fever and how to prevent it. Method: The activity was educational, using PowerPoint and simulations of the Snakes and Ladders game about dengue fever. Before and after the counseling, knowledge scores were measured. Result: The average knowledge score before the counseling was 87.78, and after it was 96.11. Participants had a Good-level of knowledge of 86.7% before counseling, and increased to 100% afterward. This increase in results was highly significant in the Wilcoxon test (p = 0.002). Conclusion: Participants' knowledge increased significantly after participating in counseling and the Snakes and Ladders game simulation.

πŸ”– Keywords

#demam berdarah; media permainan; penyuluhan; simulasi; ular tangga

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
31 January 2026
Volume / Nomor / Tahun
Volume 5, Nomor 1, Tahun 2026

πŸ“ HOW TO CITE

Salawati, Trixie; Arkhaesi, Nahwa; Nurullita, Ulfa; Meikawati, Wulandari; Dyah Larasati, Nurina; Fiyantiana, Eka, "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue," Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 5, no. 1, Jan. 2026.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

πŸ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

πŸ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun