Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 4951–4960 dari 5554 artikel
PREVALENSI, FAKTOR RISIKO, DAN DAMPAK STUNTING PADA ANAK USIA SEKOLAH
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Stunting merupakan salah satu kondisi kegagalan pertumbuhan fisik yang diukur berdasarkan tinggi badanmenurut umur. Batasan stunting menurut WHO yaitu tinggi badan menurut umur berdasarkan Zâ€score samadengan atau kurang dari â€2SD di bawah rataâ€rata standar. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahuiprevalensi stunting pada anak usia sekolah di Indonesia, serta faktor risiko stunting dan upaya pencegahannya.Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 37,2% pada balita (Riske...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
32 Sitasi
KARAKTERISTIK KUE MOCHI DENGAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) DAN JAHE (Zingiber officinale)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kue mochi dikenal sebagai salah satu kue basah yang terbuat dari beras ketan. Kue mochi dapatdimodifikasi dengan menggunakan bahan lain sebagai substitusi untuk meningkatkan nilai fungsionalnya.Salah satunya dengan penambahan ekstrak daun jambu biji merah. Ekstrak daun jambu merah mempunyairasa sepat. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan penambahan bubuk jahe yang diharapkan mampumengurangi rasa sepat kue mochi sehingga disukai konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dau...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KERUPUK SORTAGU (SORGHUMâ€TAPIOKAâ€TERIGU) DARI TEPUNG KOMPOSIT DENGAN PERLAKUAN PENDAHULUAN PERENDAMAN SORGHUM (sorghum bicolor L.)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kerupuk adalah suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahanâ€bahan yang mengandung paticukup tinggi. Kerupuk merupakan suatu jenis makanan kecil tradisional yang sudah dikenal oleh sebagianbesar masyarakat Indonesia. Kerupuk biasanya dibuat dari bahan baku terigu dan tapioka. Tapi untukmeningkatkan nilai gizi kerupuk dan mengurangi pemakaian terigu dilakukan penelitian pembuatan kerupuksortagu menggunakan tepung komposit (sorghumâ€terigu). Selain itu untuk mendapatkan bahan bakusorghum y...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PEMANFAATAN KOPI BIJI SALAK (Salacca zalacca) DALAM PRODUKSI KUE KUPING GAJAH DENGAN VARIASI PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (Zingiber officinalle Rosch) DAN BERAT TEPUNG TERIGU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
1 Sitasi
KARAKTERISTIK SI BONA (FORMULASI ABON NABATI) DARI JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DENGAN VARIASI JENIS BAHAN CAMPURAN
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Abon merupakan makanan yang sudah dikenal oleh masyarakat yang dibuat dari bahan hewani. Seiring berkembangnya zaman, gaya hidup vegetarian mulai menjadi tren di masyarakat. Kebutuhan pangan dari bahan non hewani tersebut memberi peluang bisnis untuk mengolah abon dari bahan nabati jamur tiram putih(Pleurotus ostreatus) yang dapat diterima dan disukai konsumen.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap, dengan dua faktor perlakuan, yaitu persentase berat jamur tiram (90%, 80%, dan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
2 Sitasi
Sodium Tripolyphosphate (STPP) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI BLENG PADAT PADA PEMBUATAN KARAK DENGAN VARIASI JENIS BERAS
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk gendar atau karak dibuat dari campuran beras (Oryza sativa Linn) dan bleng padat. Bleng padat merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan oleh Departemen Kesehatan karena mengandung boraks. Pemerintah menganjurkan STPP (Sodium Tripolyphosphate) sebagai bahan tambahan pangan yang aman untuk digunakan. Untuk menambah nilai gizi dari karak maka digunakan jenis beras yang lain seperti beras merah dan beras hitam. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KERUPUK BUAH DENGAN VARIASI KONSENTRASI TEPUNG TAPIOKA DAN JENIS BUBUR PISANG (Musa paradisiaca sp)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk merupakan makanan tradisional yang disukai oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahan baku utama pembuatan kerupuk adalah tepung tapioka dan fungsinya dalam proses pembuatan kerupuk sebagai pengikat. Pisang adalah salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Buah pisang merupakan produk yang mudah rusak. Salah satu penganekaragaman pengolahan pangan adalah pembuatan kerupuk buah. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian pembuatan kerupuk pisang dengan faktor rasio berat tepung tap...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PARIWISATA KULINER DI SEMARANG BERBASIS WEB
Dinamika Informatika
Vol 9
, No 1
(2017)
Salah satu nilai pentingnya wisata kuliner adalah menumbuhkembangkan potensi makanan asli daerah yang sepertinya sudah mulai tergeser oleh produk-produk asing ataupun beroirientasi makanan asing. Untuk itu perlu dibuat sebuah usaha untuk meningkatkan potensi ekonomis ini dengan memberikan sentuhan atau dukungan untuk dapat menarik wisatawan lokal atau asing dalam menikmati kuliner asli daerah. Informasi tentang pariwisata kuliner di Semarang saat ini belum lengkap karena hanya disajikan dalam be...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH: KAJIAN PADA INDUSTRI TENUN GOYOR DI KABUPATEN SUKOHARJO
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Vol 10
, No 2
(2017)
Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia has a role innational economic development. The main problems of SMEs in addition tothe issue of capital in the development of SMEs is a matter of humanresources (HR). SMEs goyor weaving is one of the SMEs which have hadproblems regarding human resources is primarily on the skills are stilllimited. To overcome these problems, the universities has a role inaddressing the issue.Keywords: SMEs, human resources, weaving goyor, economics
Sumber Asli
Google Scholar
URGENSI PENGENALAN BAHASA INGGRIS PADA ANAK USIA DINI DIPANDANG DARI PERSPEKTIF PSIKOLINGUISTIK
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah
Vol 11
, No 2
(2017)
Introducing English as foreign language for children constitutes an improtant thing to be donesince they were in golden age period. This can be the strating point for further languagelearning. Even it just limited to introducing English vocabulary, but it must be done carefully incorrect way. In doing this, educator must rely on the theory of language development in theirlearning process. Those are nativism, behaviorism and cognitivsm. Beside that, educator mustinternalize all the factors of lan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI