📅 22 September 2016

TINGKAT RESISTENSI CALON KEPALA DAERAH NON MUSLIM PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH KOTA SURAKARTATAHUN 2015

Exsplorasi: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Universitas Slamet Riyadi

📄 Abstract

Pemilihan Walikota Kota Surakarta 2015 menempatkan isu agama sebagain bagian penting.Calon walikota bergama non – islam lebih mengedepankan visi nasionalisme guna menyakinkanpemilih yang mayoritas beragama islam. Sebaliknya calon walikota bergama muslim menjadikanagama islam sebagain bagian strategi menarik dukungan. Hasil Pilkada 9 Desember 2015 tentubukan resultante pertarungan ideologi nasionalis versus islam. Pasangan FX Hadi Rudyatmo –Achmad Purnomo unggul perolehan suara pemilih 60%. Pasangan Anung Indro Susanto –Muhammad Fajri 41% suara pemilih. Tehnik penarikan sample multistage random sampling.Kerangka sampling berupa daftar pemilih tetap (DPT) pada 58 titik lokasi survey (TLS) yangtelah diacak. Keseluruhan sampel berjumlah 580 responden. Hasil penelitian menunjukan petapolitik ideologis kota Surakarta menunjukan aspirasi kepemimpinan muslim ditunjukan denganpenolakan kepemimpinan non – islam sebesar 26%. Selebihnya 74% menyatakan permisipterhadap calon walikota non muslim.Kata kunci: Pilkada, non-muslim, resistensi, 2015

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
22 September 2016
Volume / Nomor / Tahun
Volume 28, Nomor 2, Tahun 2016

📝 HOW TO CITE

Aris Tri Haryanto, Suwardi &, "TINGKAT RESISTENSI CALON KEPALA DAERAH NON MUSLIM PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH KOTA SURAKARTATAHUN 2015," Exsplorasi: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, vol. 28, no. 2, Sep. 2016.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun