Literature Review: The Relationship between Tea Consumption Habits and the Incidence of Anemia in Pregnant Women
đź“„ Abstract
Pendahuluan: Terjadi peningkatan prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 11,8% dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018 di Indonesia. Kebiasaan minum teh menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil dikarenakan kandungan tanin pada teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Metode: Artikel ditelusuri melalui Google Scholar dengan kata kunci “kebiasaan minum teh, anemia, kehamilan”, dan “hubungan, konsumsi teh, anemia, ibu hamil”, serta “hubungan, kebiasaan konsumsi teh, anemia, ibu hamil”. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel tahun 2013 sampai dengan tahun 2023, teks lengkap berbahasa Indonesia, metode penelitian cross-sectional, subjek penelitian yaitu ibu hamil anemia atau tidak anemia, dan terindeks SINTA S1-S4. Berdasarkan kriteria inklusi tersebut, sebanyak 10 artikel ditelaah. Hasil: Analisis karakteristik responden menunjukkan bahwa 50% artikel memiliki usia responden 20-35 tahun, 40% memiliki usia kehamilan trimester II, dan 40% memiliki paritas ≥2 anak. Sebanyak 50% artikel menunjukkan ibu hamil jarang/tidak pernah mengonsumsi teh, dan 40% menunjukkan ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 7 artikel (70%) menyatakan adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Sebagai perbandingan, sebanyak 3 artikel (30%) menyatakan tidak ada hubungan antara kebiasaan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan: Ada hubungan antara kebiasaan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
đź”– Keywords
ℹ️ Informasi Publikasi
📝 HOW TO CITE
Azizatullatifah, Safira; Sarbini, Dwi, "Literature Review: The Relationship between Tea Consumption Habits and the Incidence of Anemia in Pregnant Women," Jurnal Kesehatan, vol. 17, no. 2, Sep. 2024.