The Relationship Between Perceived Body Image, Frequency of Fast Food Consumption, and Nutritional Status
đ Abstract
Pendahuluan: Mahasiswa merupakan individu yang sedang mengalami masa transisi dari remaja awal menjadi dewasa sehingga dapat menyebabkan terjadinya perubahan sikap dan perasaan. Status gizi dapat dipengaruhi oleh konsumsi fast food dan persepsi body image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi citra tubuh (body image) dan frekuensi konsumsi fast food dengan status gizi pada Mahasiwa Ilmu Gizi UMS. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional dan menerapkan uji korelasi pearson product moment (PPM). Sampel terdiri dari 82 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data persepsi citra tubuh (body image) dan frekuensi konsumsi fast food diperoleh melalui observasi langsung dengan menggunakan kuesioner Multidementional Body Self Relations Quetionare-Appereance Scale (MBSRQ-AS) dan form Food Frequency Questionnaire (FFQ) 1 bulan terakhir. Status gizi didapatkan dengan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,2% responden memiliki body image negatif, 45,1% frekuensi konsumsi fast food sering, dan 36,6% responden berstatus gizi underweight dan overweight. Hasil penelitian yaitu nilai p-value= 0,533 untuk persepsi citra tubuh (body image) dengan status gizi, kemudian nilai p-value = 0,042 untuk frekuensi konsumsi fast food dengan status gizi. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara persepsi citra tubuh (body image) dengan status gizi pada mahasiswa ilmu gizi UMS, namun ada hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dengan status gizi pada mahasiswa ilmu gizi UMS. Responden diharapkan dapat menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang sehingga dapat mempertahankan status gizi normal dan menciptakan persepsi citra tubuh yang positif.
đ Keywords
âšī¸ Informasi Publikasi
đ HOW TO CITE
Puspitasari, Dyah Intan; Wiji Astuti, Rahayu, "The Relationship Between Perceived Body Image, Frequency of Fast Food Consumption, and Nutritional Status," Jurnal Kesehatan, vol. 17, no. 2, Sep. 2024.