๐Ÿ“… 31 July 2025
DOI: 10.26714/jipmi.v4i3.740

Intervensi Strategi Promkes Pada Penderita TB Paru Melalui Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Semarang

๐Ÿ“„ Abstract

Latar belakang: Capaian pelaksanaan PIS-PK indikator TB Paru Puskesmas belum terpenuhi yaitu kurang dari 100%. Program PIS-PK salah satu upaya untuk mendukung terwujudnya standar pelayanan minimal indeks keluarga sehat. Tujuan: Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pelayanan kesehatan terutama pasien TB Paru. Metode: Kegiatan pengabdian di Puskesmas Pancalang Kabupaten Kuningan. Bentuk pengabdian kepada Masyarakat bersifat terapan dan partisipatif, untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat secara langsung. Sasaran kegiatan pengabdian yaitu penderita TB Paru. Analisis data menggunakan metode USG dengan scoring. Hasil: Tiga indikator dengan cakupan rendah yaitu penderita TB Paru yang berobat sesuai standar (51,12%), penderita hipertensi yang berobat teratur (66,36%), dan penderita gangguan jiwa berat diobati dan tidak ditelantarkan (48,53%). Kesimpulan: Masalah utama penderita TB Paru yang berobat sesuai standar masih dibawah target. Intervensi pemecahan masalah dengan melakukan pengawasan minum obat, mengadakan peningkatan pelatihan kader kesehatan, menyediakan media KIE untuk kader, kunjungan rumah, dan advokasi kepada lintas sektor.
Kata kunci: ย promosi kesehatan, TB Paru, program indonesia sehat, pendekatan keluarga
____________________________________________________________________
Abstract
Background: The implementation of the PIS-PK indicator for tuberculosis at the Community Health Center has not been achieved, with less than 100% total coverage. The PIS-PK program is one effort to support the realization of minimum service standards for a healthy family. Objective: To increase public understanding of the importance of health services, especially for Pulmonary TB patients. Method: Community service activities at the Pancalang Community Health Center, Kuningan Regency. The form of community service is applied and participatory, to directly solve real problems in the community. The target of the community service activities is patients with tuberculosis. Data analysis used the USG method with scoring. Result: Three indicators with low coverage are Pulmonary TB patients who received treatment according to standards (51.12%), hypertension patients who received regular treatment (66.36%), and patients with severe mental disorders who were treated and not neglected (48.53%). Conclusion: The main problem of Pulmonary TB patients who received treatment according to standards is still below the target. Problem-solving interventions include monitoring medication intake, conducting increased training for health cadres, providing IEC media for cadres, home visits, and advocacy to cross-sectors.
Keywords: health promotion, pulmonary TB, healthy Indonesia program, family approach

๐Ÿ”– Keywords

#promosi kesehatan; TB Paru; program indonesia sehat; pendekatan keluarga

โ„น๏ธ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
31 July 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 4, Nomor 3, Tahun 2025

๐Ÿ“ HOW TO CITE

Iin Kristanti; Desi Andalasari; Herawati, Cucu; Suzana Indragiri; Supriatin; Nuniek Tri Wahyuni; Laili Nurjannah Yulistiyana, "Intervensi Strategi Promkes Pada Penderita TB Paru Melalui Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga," Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 4, no. 3, Jul. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

๐Ÿ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

๐Ÿ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun