📅 31 October 2025
DOI: 10.26714/jipmi.v4i4.729

Pemanfaatan Tanaman Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Bahan Eco-Print untuk Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Masyarakat

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Semarang

📄 Abstract

Latar Belakang: Desa Sidorejo kelurahan Tambangan kecamatan Mijen merupakan suatu desa yang banyak warganya menanam tanaman buah rambutan (Nephelium lappaceum L.), namun banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tentang manfaat tanaman tersebut sebagaibahan Eco-print. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan implementasi hasil penelitian tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai motif pada eco-print. Tujuan: Untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat daun rambutan sebagai bahan eco-print, sehingga dapat meningkatkan pendapatan Masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Sidorejo, Kelurahan Tambangan, Mijen Semarang dalam bentuk ceramah dan pelatihan ketrampilan Eco-print. Partisipan pengabdian masyarakat sebanyak 20 orang. Hasil: Partisipan lebih memahami tentang manfaat daun tanaman rambutan sebagai bahan eco-print.  Nilai rata-rata pengetahuan partisipan mengalami peningkatan dari 56,5 poin saat pre-test menjadi 90,25 post-test, mengalami peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 59,74%. Kesimpulan: Edukasi dalam bentuk ceramah dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun tanaman rambutan dalam pembuatan Eco-print.
Kata kunci: daun rambutan, eco-print, nephelium lappaceum l
_________________________________________________________________________
Abstract
Background: Sidorejo Village, Tambangan Subdistrict, Mijen District, is a village where many residents grow rambutan (Nephelium lappaceum L.), but no one has knowledge of the benefits as an Eco-print material. In the previous research, results on the use of plants as motifs in eco-print were presented. This community service activity is an implementation of it. Objective: To educate the community about the benefits of rambutan leaves as an eco-print material, so that it can increase community income. Method: The activity was carried out in Sidorejo, Tambangan Subdistrict, Mijen, Semarang, in the form of lectures and Eco-print skills training. Among the 20 community service participants are present. Result: Participants better understand the benefits of rambutan leaves as an eco-print material. The average knowledge score of participants increased from 56.5 points in the pre-test to 90.25 in the post-test. The average knowledge score has increased by 59.74%. Conclusion: Education by lectures and training can increase community knowledge about the benefits of rambutan leaves in making Eco-print.
Keywords: rambutan leaves, eco-print, nephelium lappaceum l

🔖 Keywords

#daun rambutan; eco-print; nephelium lappaceum l

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
31 October 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 4, Nomor 4, Tahun 2025

📝 HOW TO CITE

Maharani, Endang Tri Wahyuni; Ethica, Stalis Norma; Mukaromah, Ana Hidayati; Khoirunisa, Asiva; Mirza, Sa’if Revallindo; Fauziyyah, Dinah; Tamimi, Iqbal; Febrianti, Pepi; Farabi, Meka Faizal, "Pemanfaatan Tanaman Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Bahan Eco-Print untuk Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Masyarakat," Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 4, no. 4, Oct. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun