๐Ÿ“… 30 November 2023
DOI: 10.32585/jmiak.v6i2.3886

Analisis Data Penyakit DBD Dengan K-means clustering di Kabupaten Bantul Menggunakan Data mining

Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan
Universitas Veteran Bangun Nusantara

๐Ÿ“„ Abstract

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat kasus DBD tahun 2021 dan 2022 mengalami kenaikan yaitu 410 kasus dan 885 kasus. Teknik clustering data mining dengan tools orange dapat digunakan untukย  menemukan cluster kasus DBD di Kabupaten Bantul. Maka dari itu telah dilakukan clustering dengan teknik K-means clustering menggunakan tools orange untuk mengetahui tingkat persebaran kasus DBD di Kabupaten Bantul. Dengan K-means clustering dihasilkan 3 cluster yaitu tinggi, sedang dan rendah. Dinkes Bantul sudah berupaya menanggulangi DBD dengan PSN, larvasidasi, fogging, penyuluhan dan Wolbachia 2022. Pemanfaatan SISKLB terdapat pengingat saat kasus DBD tinggi terus-menerus. Hasil uji Anova one way terdapat perbedaan rata-rata jumlah kasus DBD secara signifikan dengan p value 0.000.

๐Ÿ”– Keywords

#Demam Berdarah Dengue; Data mining; K-means clustering

โ„น๏ธ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 November 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 6, Nomor 2, Tahun 2023

๐Ÿ“ HOW TO CITE

utami, rizki khusna; Windarti, Syamsu; Muslim, Muhammad, "Analisis Data Penyakit DBD Dengan K-means clustering di Kabupaten Bantul Menggunakan Data mining," Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan, vol. 6, no. 2, Nov. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

๐Ÿ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

๐Ÿ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun