Predictive Analysis of Dengue Outbreak Trends Using RapidMiner-Based Machine Learning Models

Dinamik
Universitas Stikubank

📄 Abstract

Demam berdarah dengue merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang terus berulang di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah kasus tahunan dengan memanfaatkan lima algoritma pembelajaran mesin, yaitu Regresi Linier, Decision Tree, Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Neural Network. Data historis tahun 2017–2024 diolah menggunakan teknik windowing deret waktu untuk menghasilkan fitur lag yang sesuai bagi pembelajaran terawasi. Evaluasi kinerja dilakukan melalui metrik Mean Absolute Error (MAE), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), serta koefisien determinasi (R²). Model Decision Tree menunjukkan performa paling unggul pada sebagian besar indikator. Prediksi untuk tahun 2025 mengindikasikan adanya peningkatan moderat jumlah kasus. Namun, rendahnya nilai R² pada seluruh model mengisyaratkan perlunya pendekatan multivariat yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor iklim, lingkungan, dan demografi. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya kualitas data dan pemilihan fitur yang tepat dalam peramalan epidemiologis guna mendukung perencanaan kesehatan yang lebih efektif.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
03 January 2026
Volume / Nomor / Tahun
Volume 31, Nomor 1, Tahun 2026

📝 HOW TO CITE

Herriyawan, Herriyawan; Timur, Muhammad Bagus Bintang; Wibowo, Arief, "Predictive Analysis of Dengue Outbreak Trends Using RapidMiner-Based Machine Learning Models," Dinamik, vol. 31, no. 1, Jan. 2026.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun