HUBUNGAN LINGKAR KEPALA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN
📄 Abstract
Tujuan: Menganalisis hubungan lingkar kepala dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan penelitian survei deskriptif dan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 30 ibu dan balita usia 2-5 tahun dengan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan mengukur lingkar kepala dan pemeriksaan antropometri untuk mengidentifikasi kejadian stunting menggunakan instrument lembar observasi, microtoise dan metlin. Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan tabel silang. Hipotesis diuji dengan uji chi square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak berstatus stunting sebesar 18 dari 30 balita (60%). Sebagian besar responden memiliki lingkar kepala yang tergolong tidak normal yaitu sebanyak 19 dari 30 orang (63,3%). Analisa data menunjukkan p value sebesar 0,001 sehingga Ha diterima.
Simpulan: Ada hubungan antara lingkar kepala dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Sehingga diperlukan pengukuran lingkar kepala balita untuk mengetahui lingkar kepala normal dan tidak normal pada balita yang bisa mengakibatkan anak mengalami stunting.
🔖 Keywords
ℹ️ Informasi Publikasi
📝 HOW TO CITE
Fatimah, Siti; Ariani, Malisa; Mahmudah, Rifa’atul, "HUBUNGAN LINGKAR KEPALA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN," Nursing Science Journal, vol. 5, no. 2, Dec. 2024.