HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISA DENGAN TINGKAT STRES PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI CUCI DARAH DI RUMAH SAKIT ULIN BANJARMASIN
đź“„ Abstract
Tujuan : Mengetahui hubungan frekuensi hemodialisa dengan tingkat stres pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani cuci darah di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin
Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan survei cross sectional, Populasi penelitian berjumlah 356 orang dengan sampel 78 orang. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Perceived Stress Scale. Uji yang digunakan menggunakan uji Chi-Square
Hasil : Sebanyak 66 orang (84,6%) rutin menjalani hemodialisis, tingkat stress terbanyak stres sedang berjumlah 43 orang (55,1%) dan tingkat stress terendah stress ringan berjumlah 16 orang (20,5%). Hasil uji Chi-Square, diketahui nilai 0,001 < 0,05
Simpulan : Kesimpulannya bahwa “Terdapat Hubungan” antara frekuensi hemodialisa dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani cuci darah di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin
đź”– Keywords
ℹ️ Informasi Publikasi
📝 HOW TO CITE
Veny Ashar; M. Riduansyah; Subhannur Rahma; Angga Irawan, "HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISA DENGAN TINGKAT STRES PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI CUCI DARAH DI RUMAH SAKIT ULIN BANJARMASIN," Nursing Science Journal, vol. 4, no. 2, Dec. 2023.