Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 281–290 dari 295 artikel
ANALISIS MOMEN LENTUR MATERIAL BAJA KONSTRUKSI DENGAN VARIASI MOMEN INERSIA DAN BEBAN TEKAN
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 10
, No 1
(2014)
Pengujian bahan merupakan salah satu proses penting didalam pemilihan sebuah material. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kekuatan dan ketangguhan material tersebut dalam menerima beban dari tekanan atau gaya dalam sebuah konstruksi. Defleksi dan modulus elastisitas merupakan komponen didalam pengujian momen bending dengan variasi momen inersia dan tekanan. Baja konstruksi digunakan sebagai specimen dengan variasi profil yan...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS KEAUSAN BAJA ST60 MENGGUNAKAN ALAT TRIBOTESTER TIPE PIN ON DISC DENGAN VARIASI KONDISI PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 9
, No 2
(2014)
Penggunaan pelumas pada alat pengujian tribometer Pin-on-Disc sangat berpengaruh sekali pada spesimen uji. variasi kondisi pelumas yang di gunakan adalah pelumas SAE 140, SAE 40 dan pengujian tanpa pelumas dengan satu jenis material uji baja St 60. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah alat tribometer Pin-on-Disc yang dirancang dengan desain yang simpel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pengujian material yang menggunakan pelumas SAE 140 deng...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS KEAUSAN BAJA St.40 MENGGUNAKAN TRIBOTESTER PIN-ON-DISC DENGAN VARIASI KONDISI PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 9
, No 2
(2014)
Keausan pada suatu komponen sistem permesinan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya jenis material dan pelumas yang digunakan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pelumas terhadap keausan pada suatu material komponen permesinan. Material yang digunakan pada pengujian ini adalah material baja jenis baja karbon rendah yaitu: baja St.40 . Sedangkan variasi pelumas yang digunakan pada p...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PETA RAKITAN, PETA PROSES OPERASI DAN DIAGRAM TALI PADA ANALISIS ALIRAN BAHAN PULLER JAWS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 3
, No 1
(2013)
Pengaturan tata letak pabrik (plant lay-out) tidak akan bisa efektif jika data penunjang mengenai bermacam-macam faktor yang berpengaruh terhadap tata letak pabrik itu sendiri tidak berhasil dikumpulkan dengan sebaik-baiknya. Selain jenis dan volume produk yang dibuat, proses manufakturing yang dipilih untuk pembuatan produk tersebut juga merupakan data yang cukup berarti dalam langkah awal perencanaan tata letak pabrik. Pada analisis proses, merencanakan operasi yang diperlukan untuk proses pen...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH BEAD TERHADAP CACAT MATERIAL SPCEN SD DALAM PROSES TRY-OUT OUTER PILLAR B - LH PADA PROTOTYPE MPV CARNESIA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 1
, No 2
(2013)
Komponen Outer Pillar B – LH (Penyangga Luar B Sisi Kiri yang terletak di belakang pintu depan) pada produk uji Multi Purpose Vehicle Carnesia buatan Texmaco ini menggunakan proses draw untuk mencetaknya. Pencetakan dilakukan dengan die draw yang mendapat tekanan besar dari mesin pres. Draw adalah proses cetak dengan prinsip dasar menggunakan proses tekan-tarik. Proses ini, keberadaan bead sebagai pemegang dan penghambat laju aliran material berfungsi sebagai “penjepitâ€...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISASI KOEFISIEN GESEKPERMUKAAN BAJA ST 37 PADABIDANG DATAR TERHADAPVISKOSITAS PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 2
(2012)
Pada permesinan tidak lepas adanya kontak mekanik antara elemen satudengan elemen lainya. Kontak mekanik tersebut mengakibatkan terjadinya(wear) keausan. Untuk mengurangi keausan dapat dengan memberikanpelumasan. Keausan ada yang memang diperlukan dan ada yang harusdihindari. Keausan yang diperlukan misalnya proses grinding, cutting,pembubutan dan lain lain, sedang keausan yang harus dihindari adalahkontak mekanik pada elemen mesin yang digunakan untuk mentransmisikandaya. Tujuan penelitian ini...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KEAUSAN STEADY STATE PADA KONTAK PIN-ON-DISC DENGAN SIMULASI ELEMEN HINGGA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Mekanisme kontak antara komponen yang satu dengan yang lain dapatterjadi dalam komponen mesin. Hal ini akan mengakibatkan berbagaimasalah, diantaranya adalah keausan. Dalam kontak sliding, para penelitimembagi keausan menjadi tiga fase, yaitu: running-in, steady state (fasetunak) dan wear out. Pada fase steady state, penyesuaian laju keausan,tekanan kontak, kekasaran permukaan, dan konformalitas permukan yangsaling kontak telah mencapai kondisi yang stabil Analisa keausan pin-ondiscantara baja d...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH MODEL SISTEM SALURAN PADA PROSES PENGECORAN ALUMINIUM DAUR ULANG TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN CORAN PULLI DIAMETER 76 mm DENGAN CETAKAN PASIR
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Pengecoran daur ulang merupakan salah satu alternatif pengembanganindustri pengecoran di Indonesia. Pulli merupakan salah satu produk hasilpengecoran dengan bahan dari aluminium. Kualitas produk pengecoran salahsatunya dipengaruhi oleh sistem saluran. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hasil pengecoran secara bentuk visual, struktur mikro dankekerasan terhadap variasi sistem saluran. Penelitian dilakukan denganmembuat tiga macam sistem saluran dengan temperatur tuang 700 oC. Hasilmenunjukk...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL FCD 40 PADA MESIN BUBUT CNC
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Dengan perkembangannya teknologi CNC (Computer NumericalControl), sebuah industri yang bergerak dibidang engineering yangmemerlukan tingkat kepresisian dimensi dengan toleransi yang kritis dalammembuat sebuah produk, maka CNC lebih dipilih untuk mencapai maksuddan tujuan tersebut karena CNC lebih mempunyai keunggulan daripadamesin konvensional karena CNC tidak banyak seting, tool bergerak secaraotomatis ,pergerakan mesin dapat dimonitor, sehingga dalam pengerjaansebuah material dengan variasi ke...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI