Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 261–270 dari 270 artikel
KARAKTERISASI KOEFISIEN GESEKPERMUKAAN BAJA ST 37 PADABIDANG DATAR TERHADAPVISKOSITAS PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 2
(2012)
Pada permesinan tidak lepas adanya kontak mekanik antara elemen satudengan elemen lainya. Kontak mekanik tersebut mengakibatkan terjadinya(wear) keausan. Untuk mengurangi keausan dapat dengan memberikanpelumasan. Keausan ada yang memang diperlukan dan ada yang harusdihindari. Keausan yang diperlukan misalnya proses grinding, cutting,pembubutan dan lain lain, sedang keausan yang harus dihindari adalahkontak mekanik pada elemen mesin yang digunakan untuk mentransmisikandaya. Tujuan penelitian ini...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KEAUSAN STEADY STATE PADA KONTAK PIN-ON-DISC DENGAN SIMULASI ELEMEN HINGGA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Mekanisme kontak antara komponen yang satu dengan yang lain dapatterjadi dalam komponen mesin. Hal ini akan mengakibatkan berbagaimasalah, diantaranya adalah keausan. Dalam kontak sliding, para penelitimembagi keausan menjadi tiga fase, yaitu: running-in, steady state (fasetunak) dan wear out. Pada fase steady state, penyesuaian laju keausan,tekanan kontak, kekasaran permukaan, dan konformalitas permukan yangsaling kontak telah mencapai kondisi yang stabil Analisa keausan pin-ondiscantara baja d...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH MODEL SISTEM SALURAN PADA PROSES PENGECORAN ALUMINIUM DAUR ULANG TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN CORAN PULLI DIAMETER 76 mm DENGAN CETAKAN PASIR
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Pengecoran daur ulang merupakan salah satu alternatif pengembanganindustri pengecoran di Indonesia. Pulli merupakan salah satu produk hasilpengecoran dengan bahan dari aluminium. Kualitas produk pengecoran salahsatunya dipengaruhi oleh sistem saluran. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hasil pengecoran secara bentuk visual, struktur mikro dankekerasan terhadap variasi sistem saluran. Penelitian dilakukan denganmembuat tiga macam sistem saluran dengan temperatur tuang 700 oC. Hasilmenunjukk...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL FCD 40 PADA MESIN BUBUT CNC
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Dengan perkembangannya teknologi CNC (Computer NumericalControl), sebuah industri yang bergerak dibidang engineering yangmemerlukan tingkat kepresisian dimensi dengan toleransi yang kritis dalammembuat sebuah produk, maka CNC lebih dipilih untuk mencapai maksuddan tujuan tersebut karena CNC lebih mempunyai keunggulan daripadamesin konvensional karena CNC tidak banyak seting, tool bergerak secaraotomatis ,pergerakan mesin dapat dimonitor, sehingga dalam pengerjaansebuah material dengan variasi ke...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PERANAN KUALITAS SISTEM e-REGISTRATION TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA CIMAHI
Gaung Informatika
Vol 5
, No 1
(2012)
This research was conducted as background by the using of e-Registration system that aims to enhance customer satisfaction and service manager registrationTaxpayer Identification Number (TIN) to the target in order to achieve compliance with the taxpayer. This study aims to determine how much the quality of e-Registrationsystem is instrumental to the satisfaction of the management and taxpayer compliance. The method used is inferential statistical method with quantitative approachthe d...
Sumber Asli
Google Scholar
PEMODELAN KEAUSAN PIN-ON-DISC DENGAN ANALISA ELEMEN HINGGA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 7
, No 2
(2011)
Dunia engineering tidak bisa dilepaskan dari mekanisme perkontakan antara komponen mesin yang satu dengan yang lain. Berbagai masalah dapat timbul akibat kontak ini, diantaranya adalah keausan. Pemodelan keausan pin-on-disc antara baja dengan baja dimodelkan dengan analisa elemen hingga (FEA). Kontak sliding disederhanakan menjadi model 2D dengan input sifat-sifat material berbantuan software ANSYS. Hasil simulasi berupa tekanan kontak rata-rata digunakan untuk menghitung keausan Mod...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KEAUSAN PADA KONTAK LUNCUR PIN-ON-DISC: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 5
, No 2
(2009)
Tribologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang gesekan, keausan dan pelumasan sangat erat kaitannya dalam bidang engineering. Dalam hubungannya dengan pergerakan relatif dua buah permukaan benda yang saling kontak, jenis kontak dibedakan atas kontak statis dan dinamis. Dalam kontak dinamis, gerakan benda terbagi atas kontak luncur (sliding contact) dan kontak bergulir (rolling contact). Fenomena keausan akibat gesekan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti. Model yang dibangun dapat berupa...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
TRIBOLOGI, DAERAH PELUMASAN DAN KEAUSAN
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 2
(2008)
Tribologi ialah ilmu yang mempelajari gesekan, aus dan pelumasan.
Dengan tribologi pemborosan energi dapat dihemat. Seiring dengan
peradaban manusia yang makin meningkat maka perkembangan ilmu ini
juga meningkat. Dimulai dari bangsa Mesir sampai dengan peneliti-peneliti
sekarang. Daerah pelumasan dibagi menjadi 3 rejim, yaitu: (Elasto)
Hydrodynamic Lubrication, Boundary Lubrication, Mixed Lubrication.
Proses aus terjadi pada Boundary lubrication. Keausan terdiri atas keausan
adesif, keau...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KEAUSAN PADA RANTAI SEPEDA MOTOR
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 4
, No 1
(2008)
Rantai adalah salah satu komponen penting dalam sepeda motor. Keausan pada rantai adalah hal yang wajar. Beban yang besar saat terjadi tumbukan antara bus yang didalamnya terdapat pin, dengan gigi-gigi sproket membuat keausan terjadi pada pin dan bus. Keausan yang terjadi adalah dalam bentuk mulur yang dihitung berdasar persen perpanjangan. Rantai harus diganti ketika persen perpanjangan mencapai 2%. Pelumasan, pembersihan terhadap kotoran pada rantai, serta menghindari perpindahan gigi sesering...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI