Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 11471–11480 dari 13310 artikel
ANALISIS PENGARUH VARIASI KAMPUH PENGELASAN SMAW DC TERHADAP TEGANGAN TARIK, KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON RENDAH
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Penggunaan jenis kampuh yang berbeda sangat berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik hasil pengelasan baja karbon rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hasil struktur mikro, pengujian tarik dan juga distribusi kekerasan. Penelitian ini menggunakan bahan pelat Baja karbon rendah dengan ketebalan 6 mm. Selanjutnya spesimen dilakukan pengelasan dengan variasi jenis kampuh yang berbeda yaitu kampuh V, kampuh double V, kampuh U. Hasil struktur mikro pada daerah las pada kampuh V a...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH POSISI PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK, FOTO MAKRO DAN MIKRO PADA BAJA ST 37 DENGAN PENGELASAN SMAW UNTUK RANGKA BILLBOARD
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Pada proses las, posisi pengelasan berpengaruh pada sifat mekanik hasil las. Penelitian ini membahas pengaruh posisi pengelasan terhadap kekuatan tarik yang terjadi pada baja ST 37, posisi yang digunakan dalam penelitian ini adalah posisi 1G, 2G, 3G dan 4G. posisi pengelasan mempunyai pengaruh nyata terhadap kekuatan tarik, nilai kekuatan tarik tertinggi yaitu 35,947 kgf/mm2 terjadi pada posisi 1G, sedangkan untuk posisi 2G memiliki kekuatan tarik sebesar 33,032 Kgf/mm2, posisi 3G memiliki kekua...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN TIG (TUNGSTEN INERT GAS) TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK PADA STAINLESS STEEL HOLLOW 304
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Penggunaan stainless steel dalam bidang rekayasa konstruksi baja berkembang sangat signifikan. Hal ini karena stainless steel memiliki beberapa keunggulan dalam penerapannya, seperti sifat tahan korosinya yang tinggi. Salah satu proses penyambungan yang biasa dilakukan pada stainless steel adalah dengan pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas). Pemilihan kuat arus yang tepat dalam pengelasan TIG sangat berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik hasil pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk menge...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH JENIS ANYAMAN DAN FRAKSI VOLUME SERAT TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN IMPACT KOMPOSIT SERAT RAMI DENGAN MATRIK RESIN POLYESTER
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis anyaman yang digunakan dalam setiap resin komposit yang diperkuat serat rami poliester terhadap ketangguhan dan kekuatan lentur. Dalam penelitian ini, bahan yang digunakan adalah serat rami yang telah dibuat anyaman dengan variasi tiga fraksi volume 10%, 20%, dan 30%. Uji impak Charpy dilakukan dengan standar ASTM D 5942 -96 dan uji bending dengan ASTM D 790. Dari hasil analisis varian dua arah menunjukkan pengaruh jenis anyaman d...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS PENGARUH KUAT ARUS DAN POSISI LAS PADA PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS (TIG) TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAHAN BAJA HOLLOW A36 SETELAH DI QUENCHING
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Pengelasan merupakan metode penyambungan yang umum digunakan dalam bidang konstruksi maupun aplikasi di industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekuatan tarik sambungan las pada pengelasan dengan menggunakan variasi arus dan posisi melalui foto makro dan mikro pada baja hollow A36. Pada penelitian ini proses pengelasan yang digunakan adalah Tungsten Inert Gas (TIG). Penelitian ini menggunakan variasi arus 20 A, 30 A, 40 A, 50 A 60 A dan posisi 1G, 3G, 4G. Berdasarkan hasil...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH ARAH SERAT PADA SERAT AMPAS TEBU POLYMER COMPOSITES
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Tanaman tebu ( Saccharum Offichinarun) merupakan tanaman yang tubuh subur di Indonesia dan digunakan sebagai bahan utama pembuatan gula, dalam dunia perindustrian permintaan bahan material komposit mengalami peningkatan karena mudah didapatkan dan dapat diperbarui, sehingga mendorong banyak peneliti untuk menciptakan material komposit yang dibutuhkan dalam perindustrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik komposit serta bentuk patahan komposit dengan foto makro, pembuatan k...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS WAKTU ARAH PLANAR DAN SUDUT PERMUKAAN BIDANG KERJA TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL FC25 HASIL PEMESINAN PADA MESIN CNC MILLING MENGGUNAKAN BALLNOSE ENDMILL
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Lama waktu saat proses produksi merupakan faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan untuk memprediksi jumlah produksi yang dihasilkan dalam periode tertentu. Nilai sebuah produk salah satunya adalah kualitas permukaan. Proses finishing mempunyai kualitas nilai kekasaran permukaaan yang berbeda dengan metode proses yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa waktu dan kekasaran permukaan material FC25 hasil pemesinan CNC milling. Metode yang digunakan den...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS LAJU KOROSI PADA PLAT BAJA LAMBUNG KAPAL DENGAN UMPAN ANODA KORBAN ALUMINIUM
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Pelat lambung kapal merupakan bangunan yang cenderung terjadi kerusakan yang disebabkan oleh korosi karena bersinggungan langsung maupun tidak langsung pada air laut yang bersifat korosif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh proteksi anode korban aluminium terhadap laju korosi pelat baja lambung kapal dalam kondisi diam dan berputar pada air laut dengan penambahan 3.5% garam dapur. Pelat baja lambung kapal diberi perlindungan anode I, anode II, anode III dan sebag...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA PENGARUH TEMPERING MENGGUNAKAN PEMANAS INDUKSI PASCA QUENCHING DENGAN MEDIA OLI PADA BAJA AISI 1045 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN SEBAGAI MATERIAL PENGGANTI PIN TRACK LINK BULLDOZER
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Pemanas induksi adalah proses pemanasan obyek menggunakan metode induksi elektromagnetik, dimana arus yang menyebabkan pemanasan pada logam itu sendiri. Pemanas induksi dapat digunakan dalam berbagai fungsi antara lain pengerasan permukaan. Misalnya roda gigi tranmisi, carrier roller, pin, komponen yang saling bergesekan akan mengakibatkan keausan. Salah satu cara untuk mengurangi keausan adalah meningkatkan kekerasan permukan sehingga material semakin keras tetapi tidak getas. Penelitian kali i...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KEAUSAN PIN-ON-DISC BESI COR DENGAN KEKASARAN PERMUKAAN BUATAN DAN ELECTROPLATING HARDCHROME
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 15
, No 2
(2019)
Electroplating hardchrome sering dipakai untuk Industri pelapisan peralatan atau komponen mesin industri yang bergerak, karena electroplating hardchrome memiliki sifat ketahanan gores dan keausan. Salah satu bahan komponen mesin yang dilapisi hardchrome adalah besi cor. Dua buah specimen besi cor (FCD) berbentuk disc dengan kandungan derajat kimia yang berbeda dilakukan kekasaran permukaan buatan (knurling DIN 82) dan electroplating hardchrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI