Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 331–340 dari 389 artikel
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK COOKIES KULIT BUAH NAGA (Hylocereus undatus) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Cookies merupakan kue kering yang renyah, tipis, datar dan berukuran kecil. Bahan baku cookies adalah tepung terigu. Kulit buah naga dan ampas tahu dapat dimanfaatkan dalam pembuatan cookies, yang merupakan hal baru dalam industri makanan. Kulit buah naga adalah limbah yang belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, padahal memiliki antioksidan yang tinggi. Selain itu ditambahkan tepung ampas tahu hasil samping dari pembuatan tahu, ampas tahu memiliki kandungan protein nabati. Tujuan peneli...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK COOKIES DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG GANYONG (Canna edulis Ker) DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN PENDAHULUAN
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Cookies adalah jenis biskuit (kue kering) yang biasanya dibuat dari tepung terigu sehingga ketergantunganterhadap impor terigu sangat besar. Pemanfaatan tepung ganyong sebagai bahan substitusi tepungterigu dalam pembuatan cookies akan mengurangi impor tepung terigu dan mendayagunakan bahan panganlokal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji karakteristik cookies dengan substitusitepung ganyong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
2 Sitasi
KARAKTERISTIK KUE MOCHI DENGAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava) DAN JAHE (Zingiber officinale)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kue mochi dikenal sebagai salah satu kue basah yang terbuat dari beras ketan. Kue mochi dapatdimodifikasi dengan menggunakan bahan lain sebagai substitusi untuk meningkatkan nilai fungsionalnya.Salah satunya dengan penambahan ekstrak daun jambu biji merah. Ekstrak daun jambu merah mempunyairasa sepat. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan penambahan bubuk jahe yang diharapkan mampumengurangi rasa sepat kue mochi sehingga disukai konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dau...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KERUPUK SORTAGU (SORGHUMâ€TAPIOKAâ€TERIGU) DARI TEPUNG KOMPOSIT DENGAN PERLAKUAN PENDAHULUAN PERENDAMAN SORGHUM (sorghum bicolor L.)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 1
(2017)
Kerupuk adalah suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahanâ€bahan yang mengandung paticukup tinggi. Kerupuk merupakan suatu jenis makanan kecil tradisional yang sudah dikenal oleh sebagianbesar masyarakat Indonesia. Kerupuk biasanya dibuat dari bahan baku terigu dan tapioka. Tapi untukmeningkatkan nilai gizi kerupuk dan mengurangi pemakaian terigu dilakukan penelitian pembuatan kerupuksortagu menggunakan tepung komposit (sorghumâ€terigu). Selain itu untuk mendapatkan bahan bakusorghum y...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PEMANFAATAN KOPI BIJI SALAK (Salacca zalacca) DALAM PRODUKSI KUE KUPING GAJAH DENGAN VARIASI PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (Zingiber officinalle Rosch) DAN BERAT TEPUNG TERIGU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
1 Sitasi
Sodium Tripolyphosphate (STPP) SEBAGAI BAHAN PENGGANTI BLENG PADAT PADA PEMBUATAN KARAK DENGAN VARIASI JENIS BERAS
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk gendar atau karak dibuat dari campuran beras (Oryza sativa Linn) dan bleng padat. Bleng padat merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan oleh Departemen Kesehatan karena mengandung boraks. Pemerintah menganjurkan STPP (Sodium Tripolyphosphate) sebagai bahan tambahan pangan yang aman untuk digunakan. Untuk menambah nilai gizi dari karak maka digunakan jenis beras yang lain seperti beras merah dan beras hitam. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
KARAKTERISTIK KERUPUK BUAH DENGAN VARIASI KONSENTRASI TEPUNG TAPIOKA DAN JENIS BUBUR PISANG (Musa paradisiaca sp)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 1
, No 2
(2017)
Kerupuk merupakan makanan tradisional yang disukai oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahan baku utama pembuatan kerupuk adalah tepung tapioka dan fungsinya dalam proses pembuatan kerupuk sebagai pengikat. Pisang adalah salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Buah pisang merupakan produk yang mudah rusak. Salah satu penganekaragaman pengolahan pangan adalah pembuatan kerupuk buah. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian pembuatan kerupuk pisang dengan faktor rasio berat tepung tap...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH: KAJIAN PADA INDUSTRI TENUN GOYOR DI KABUPATEN SUKOHARJO
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Vol 10
, No 2
(2017)
Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia has a role innational economic development. The main problems of SMEs in addition tothe issue of capital in the development of SMEs is a matter of humanresources (HR). SMEs goyor weaving is one of the SMEs which have hadproblems regarding human resources is primarily on the skills are stilllimited. To overcome these problems, the universities has a role inaddressing the issue.Keywords: SMEs, human resources, weaving goyor, economics
Sumber Asli
Google Scholar
PERAN KOMUNIKASI PERSUASIF DAN INTEGRATED COMMUNICATION MARKETING TERHADAP STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Vol 10
, No 2
(2017)
Every company needs to right strategy to send the right massagesabout product or services provided for customuer. Company also needcomunication activity to run the market comunication program. A compnayneeds efektif activity and efisien to get the public attention and for that weread to run program that can be used to reach the company goal. The firstintention from advertising is for selling or to increase the selling of ourproduct, services, and idea. And for that we need the creativity from th...
Sumber Asli
Google Scholar
ANALISIS PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE SAMSUNG DENGAN WORD OF MOUTH POSITIF SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan
Vol 16
, No 4
(2017)
The object of this study is to determine the significance effect of Brand Image on smartphone Samsung buying decisions; Positive Word of Mouth influences on smartphone Samsung buying decisions; Positive Word of Mouth influences on the moderation of Brand Image to the smartphone Samsung buying decisions. The population of this study was the Economics Faculty students, University Slamet Riyadi Surakarta using smartphone Samsung, by employing 100 respondents using accidental sampling technique. The...
Sumber Asli
Google Scholar