📅 12 January 2019
DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2618

Identitas Politik Luar Negeri Indonesia di Masa Reformasi (1999-2014)

Research Fair Unisri
Universitas Slamet Riyadi

📄 Abstract

Sejak kemerdekaannya, Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam aktivitas politik internasional. Pola pemerintahan Indonesia sebelum reformasi terpengaruh oleh figur kuat presiden Indonesia, baik Sukarno maupun Suharto, sehingga membuat kebijakan politik luar negeri Indonesia sebelum masa Reformasi pun lekat pada identitas presiden Republik Indonesia. Masa Reformasi dipandang membawa perubahan pada pola pemerintahan Indonesi sehingga menarik mencermati apakah perubahan pola pemerintahan ini berimbas pada perubahan kebijakan politik luar negeri. Penelitian ini meneliti bagaimana peran presiden dalam membangun identitas kebijakan politik luar negeri Republik Indonesia dengan metode kualitatif. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah role theory. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa masing-masing presiden memberi warna tersendiri pada identitas politik luar negeri Indonesia, termasuk pada rezim presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Kata kunci: politik luar negeri, diplomasi, Indonesia, reformasi

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
12 January 2019
Volume / Nomor / Tahun
Volume 3, Nomor 1, Tahun 2019

📝 HOW TO CITE

Setyasih Harini, Ganjar Widhiyoga &, "Identitas Politik Luar Negeri Indonesia di Masa Reformasi (1999-2014)," Research Fair Unisri, vol. 3, no. 1, Jan. 2019.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal