Strategi Koping Keluarga Dalam Merawat Anggota Dengan Gangguan Jiwa: Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Binangun
đ Abstract
Gangguan jiwa menimbulkan dampak signifikan bagi penderita maupun keluarga yang merawatnya. Keluarga dituntut memiliki strategi koping yang tepat agar mampu menghadapi stres, mendukung proses perawatan, dan mempertahankan keseimbangan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi koping keluarga dalam merawat anggota dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Binangun. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 56 keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner strategi koping yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar keluarga menggunakan strategi koping adaptif (57,1%), sedangkan keluarga dengan koping maladaptif sebesar (42,9%). Strategi koping adaptif yang dominan pada usia lanjut (80%), pendididan dasar (53,2%), ibu rumah tangga (66,7%), keluarga dengan pendapatan rendah (< UMR) (51,1%), Kesimpulan penelitian ini adalah keluarga cenderung lebih banyak menggunakan strategi koping adaptif. Temuan ini menjadi dasar perlunya intervensi perawat komunitas untuk memperkuat strategi koping adaptif dan meminimalkan strategi maladaptif keluarga.
đ Keywords
âšī¸ Informasi Publikasi
đ HOW TO CITE
Suprihatiningsih, Trimeilia; Raihan; Farkhah, Laeli, "Strategi Koping Keluarga Dalam Merawat Anggota Dengan Gangguan Jiwa: Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Binangun," Trends Of Nursing Science, vol. 3, no. 2, Oct. 2025.