๐Ÿ“… 30 June 2025
DOI: 10.31942/iq.v12i1.12365

Pelaksanaan Wakaf Uang pada Bank Syariah di Indonesia

JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia
Universitas Wahid Hasyim

๐Ÿ“„ Abstract

Waqf is not exclusively overseen for the purpose of constructing religious facilities and infrastructure; it has also been managed productively to enhance the welfare of the community and augment the utility of waqf assets. These assets extend beyond land and immovable objects to encompass a novel model of waqf: cash waqf. The objective of this study is to analyze the implementation of cash waqf in Islamic banks and to identify the obstacles and strategies employed by Islamic banks as LKS-PWU. This research employs a field study approach, utilizing an empirical method. The data presented herein were obtained through a combination of observation, documentation, and interviews. These data were then analyzed using descriptive analysis methods. The study yielded several conclusions, including: The implementation of cash waqf in Islamic banks can be executed online through the website or by visiting the Islamic bank directly. The distribution of waqf is predominantly administered in the form of cash waqf, which is allocated for physical development, as opposed to cash waqf allocated for financial investment. The challenges confronting Islamic banks are associated with the scope of their operations, which are constrained to the acceptance of cash waqf. Islamic banks are unable to optimize the management of cash waqf through financial investment instruments, as the cash waqf is directly deposited into the nazhir's account and subsequently utilized by the nazhir according to the waqif's wishes. The strategies employed by Islamic banks to cultivate and augment public interest in cash endowments through LKS-PWU encompass the utilization of social media and the organization of events attended or hosted by Islamic banks.
Wakaf bukan hanya dikelola untuk membangun sarana dan prasarana keagamaan namun telah dikelola secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kegunaan dari harta wakaf, tidak hanya terbatas pada tanah dan benda-benda tidak bergerak tetapi pada wakaf model baru, yakni wakaf uang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan wakaf uang di Bank Syariah serta untuk mengetahui kendala dan strategi yang dilakukan Bank Syariah selaku LKS-PWU. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan empiris. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara, kemudian data dianalisa dengan metode deskriptif Analisis. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain: Pelaksanaan wakaf uang di bank Syariah syariah dapat dilakukan secara online melalui website ataupun datang langsung ke Bank Syariah sedangkan pentasharufannya lebih banyak jenis wakaf melalui uang (untuk pembangunan fisik) dibandingkan wakaf uang (investasi bidang keuangan). kendala yang dihadapi berkaitan dengan tugas dan fungsi Bank Syariah yang hanya sebatas penerima wakaf uang, Bank Syariah tidak dapat melakukan pengoptimalan pengelolaan wakaf uang melalui instrumen investasi keuangan, karena wakaf uang yang masuk langsung ke rekening nazhir yang kemudian digunakan nazhir sesuai kehendak wakif. Strategi yang dilakukan oleh Bank Syariah untuk mengenalkan dan meningkatkan minat masyarakat untuk berwakaf uang melalui LKS-PWU adalah melalui media sosial serta berbagai event yang dilaksanakan ataupun yang dihadiri oleh Bank Syariah.

๐Ÿ”– Keywords

#Cash waqf; Sharia Banking; Islamic Philanthropy; Investment

โ„น๏ธ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 June 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 12, Nomor 1, Tahun 2025

๐Ÿ“ HOW TO CITE

Sriani, Endang, "Pelaksanaan Wakaf Uang pada Bank Syariah di Indonesia," JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia, vol. 12, no. 1, Jun. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

๐Ÿ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

๐Ÿ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun