Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 11311–11320 dari 13174 artikel
PEMANFAATAN AMPAS TAHU PADA PEMBUATAN SNACK BARS DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch) DAN VARIASI JENIS GULA
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Ampas tahu memiliki potensi gizi sebagai sumber protein dan mengandung serat yang tinggi. Labukuning merupakan sumber Beta-karoten. Beta-karoten adalah pembentuk Vitamin A atau retinol yangbermanfaat untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan jenis gula dengan tingkat penambahan ampas tahu dan tepung labukuning terhadap karakteristik fisikokimia snack bars dan tingkat kesukaan. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (R...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
1 Sitasi
PENAMBAHAN PUREE DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN PUREE PISANG AMBON UNTUK FORMULA MPASI (Makanan Pendamping ASI)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Daun kelor memiliki nilai gizi yang sangat baik yaitu mengandung vitamin A, vitamin C, vitaminB6, kalsium, kalium, zat besi, dan protein sehingga digunakan bayi dan ibu menyusui sebagai makananpendamping ASI (MPASI). Daun kelor memiliki kelemahan yaitu mempunyai aroma langu. Penambahanpuree pisang ambon yaitu untuk menghilangkan aroma langu daun kelor karena rasa pisang ambon disukaibayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis dan komposisi makronutrienMakanan Pendamp...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
4 Sitasi
KARAKTERISTIK KIMIA, FISIK, DAN ORGANOLEPTIK TEMPE DARI DAUN SINGKONG (Manihot esculenta)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Daun singkong adalah jenis sayur yang berasal dari tanaman singkong atau ketela pohon. Daun singkongmengandung vitamin, mineral, serat, serta klorofil. Vitamin yang terkandung di dalamnya adalah A, B, C, danniasin. Mineral terdiri dari besi, kalsium, dan fosfor. Kandungan senyawa fungsional dalam daun singkong,dan keberadaan daun yang melimpah, maka perlu dilakukan suatu inovasi, agar bahan makanan ini dapatlebih bermanfaat. Salah satu cara yaitu membuat daun singkong ini menjadi tempe. Pada fer...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
1 Sitasi
FORMULASI SIRUP HERBAL BERAS KENCUR SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN DENGAN SUBSTITUSI BERAS MERAH, JAHE, DAN SEREH
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Beras kencur merupakan minuman herbal yang mampu menyegarkan dan menyehatkan tubuh sertamemiliki cita rasa khas rempah. Kencur (Kamferia galangal), jahe (Zingiber officinale), sereh (Cymbopogancitrates), dan beras merah (Oryza niwara) mengandung bahan-bahan fungsional yang merupakan zat-zataktif dan beberapa mempunyai aktivitas antioksidan. Beras kencur dibuat dari racikan rempah-rempahyang ditumbuk kemudian diseduh dengan air panas. Penyajian beras kencur yang demikian kurang praktis.Salah satu...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
COOKIES TEPUNG BERAS MERAH (Oryza nivara) – MOCAF (Modified Cassava Flour) DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KAYU MANIS (Cinnamomun burmanni)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Cookies merupakan makanan ringan yang sudah banyak dijumpai di masyarakat. Pada umunyapembuatan cookies menggunakan bahan baku tepung terigu yang tinggi gluten. Ketergantungan bahanbaku industri kue terhadap impor gandum harus dikurangi, sebagai upaya pencapaian ketahanan panganjangka panjang. Salah satu solusinya dapat dilakukan melalui penyediaan alternatif sumber pangan lainyaitu penggunaan beras merah dan tepung mocaf sebagai pengganti tepung terigu. Pada cookies berasmerah – mocaf ini dit...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
9 Sitasi
KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORI NUGGET IKAN IKAN PATIN (Pangasius sp) – AMPAS TAHU DENGAN PEWARNA BUAH BIT (Beta vulgaris)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 3
, No 1
(2018)
Nugget ikan merupakan salah satu produk olahan ikan, yang terbuat dari daging ikan giling denganpenambahan bumbu-bumbu dan dicetak, kemudian yang dilumuri dengan pelapis (coating dan breading)yang dilanjutkan dengan penggorengan. Nugget biasanya digunakan sebagai lauk, sebagai sumber proteinsehari-hari, khususnya bagi anak-anak. Pemanfaatan ikan patin dan ampas tahu sebagai substitusi dalampembuatan produk pangan akan meningkatkan kandungan protein, serta lebih meningkatkan kandungangizinya. Bua...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
2 Sitasi
KOMUNIKASI KESEHATAN DAN PERILAKU AKSEPTOR KB MANTAB: Studi Kasus Pengaruh Komunikasi Kesehatan Oleh PLKB Terhadap Perilaku Akseptor KB Mantab MOP di Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Surakarta
Jurnal Komunitas (Komunikasi Tiada Batas) : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol 4
, No 1
(2018)
Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya pemahan yang sangat minim dari masyarakat tentang pentingnya sebuah keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Dari ketidaktahuan masyarakat tersebut, maka timbul rasa keengganan untuk mengikuti Program Keluarga Berencana yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah para akseptor mantap yang memilih metode kontrasepsi MOP (Metode Operasi Pria) yang ada di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari sepanjang...
Sumber Asli
Google Scholar
HAMBATAN WAJAH, NILAI DAN PRESEPSI ANTARA TOKOH ANNA DENGAN KING MONGKUT SERTA MASYARAKAT THAILAND: SEBUAH STUDI KASUS KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM FILM ANNA AND THE KING
Jurnal Komunitas (Komunikasi Tiada Batas) : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol 4
, No 1
(2018)
Perkembangan teknologi yang pesat mengakibatkan semakin banyaknya komunikasi budaya yang terjadi. Namun demikian, terjadinya komunikasi antar budaya menimbulkan masalah tersendiri. Hal ini dikarenakan perbedaan latar belakang nilai, norma dan sistem kepercayaan atau agama antara kedua belah pihak yang melakukan komunikasi. Makalah ini berusaha untuk menganalisis bagaimana hambatan komunikasi antarbudaya yang terjadi antara tokoh Anna yang berasal dari Inggris dan masyarakat Thailand dengan mengg...
Sumber Asli
Google Scholar
Regulasi Media Penyiaran dalam Pilkada
Jurnal Komunitas (Komunikasi Tiada Batas) : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol 4
, No 1
(2018)
Membahas hajatan publik bernama Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) dan hubungannya dengan media penyiaran, akan membawa kita kepada aspek fundamental dari keberadaan lembaga penyiaran yaitu penggunaan fasilitas milik umum bernama frekuensi gelombang radio. Penggunaan frekuensi gelombang radio ini memiliki konsekuensi yang luas dalam hukum media massa.
Makalah ini akan membahas salah satu asas dalam hukum media yaitu asas pertanggu...
Sumber Asli
Google Scholar
NETRALITAS MEDIA MASSA ERA KINI
Jurnal Komunitas (Komunikasi Tiada Batas) : Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol 2
, No 1
(2018)
This paper is to highlight the reformation of press freedom in terms of the principle of media neutrality. Neutral, impartial or affiliated with stakeholders, and political power is one thing that is a principle in the mass media because the media must maintain its neutrality as a function of social control and educator. If the period before the reform, freedom of the press overshadowed by “bredel†or censorship, freedom apparently it is still not fully considered in the present era. Freedom...
Sumber Asli
Google Scholar