Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 13961–13970 dari 14935 artikel
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DAN KARAKTERISTIK MAKANAN KADALUARSA YANG BERDAMPAK BURUK PADA KESEHATAN MASYARAKAT
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Bahan pangan sering tercemar oleh mikroorganisme. Mikroba biasanya berasal dari lingkungan sekitar yang kebanyakan merupakan mikroba pembusuk. Selain itu, mikroba dapat berasal dari hasil olahan suatu bahan pangan serta pada kondisi tertentu saat penyimpanan. Karena mikroba dapat kita jumpai di mana saja maka bahan pangan sangat jarang dijumpai dalam keadaan steril. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan karakteristik makanan yang telah mengalami kadaluarsa. Metode...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
26 Sitasi
KARAKTERISTIK SELAI FUNGSIONAL YANG DIBUAT DARI RASIO BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyhizus)-JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava)-NANAS MADU (Ananas comosus) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN GULA
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Buah naga merah, jambu biji merah, dan nanas madu merupakan buah-buahan yang kaya akan antioksidan alami dan vitamin C. Buah-buahan tersebut memiliki potensi sebagai bahan selai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama rasio buah naga merah: jambu biji merah:nanas madu (1:2:3, 3:1:2, dan 2:3:1), sedangkan faktor yang kedua kadar gula (50, 55, dan 60%). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan selai yang...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
4 Sitasi
KARAKTERISTIK BISKUIT DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG IKAN PATIN (Pangasius sp) DAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE GAJAH (Zingiber officinale var. Roscoe)
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Biskuit adalah kue kering yang terbuat dari tepung terigu dan merupakan salah satu produk makanan yang populer di masyarakat, biskuit mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehingga bagus dikonsumsi terutama anak-anak. Biskuit yang beredar di pasaran mempunyai kadar protein yang relatif rendah yaitu minimum 9% sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kadar proteinnya. Pemanfaatan tepung ikan patin sebagai substitusi dalam pembuatan produk pangan akan meningkatkan kandungan protein,...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
14 Sitasi
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK COOKIES KULIT BUAH NAGA (Hylocereus undatus) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI)
Vol 2
, No 1
(2017)
Cookies merupakan kue kering yang renyah, tipis, datar dan berukuran kecil. Bahan baku cookies adalah tepung terigu. Kulit buah naga dan ampas tahu dapat dimanfaatkan dalam pembuatan cookies, yang merupakan hal baru dalam industri makanan. Kulit buah naga adalah limbah yang belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, padahal memiliki antioksidan yang tinggi. Selain itu ditambahkan tepung ampas tahu hasil samping dari pembuatan tahu, ampas tahu memiliki kandungan protein nabati. Tujuan peneli...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA KEMANGI (Ocimum basilicum L.) PADA TAHU DAN DAGING AYAM SEGAR
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Vol 2
, No 1
(2017)
Tahu dan daging ayam segar memiliki nilai protein yang tinggi membuat kedua bahan pangan ini bersifat mudah rusak akibat pertumbuhan bakteri. Kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan salah satu tanaman yang dilaporkan sebelumnya memiliki aktivitas penghambatan pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas antibakteri dari infusa kemangi terhadap makanan tahu dan daging ayam segar menggunakan metode turbidity serta mengidentifikasi kandungan golongan senyawa kimianya men...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH PENAMBAHAN GLISEROL TERHADAP TENSILE STRENGTH DAN ELONGATION AT BREAK EDIBLE FILM DARI NATA DE SOYA
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Vol 2
, No 1
(2017)
Perkembangan industri makanan disertai dengan perkembangan pengemasannya. Saat ini dibutuhkan pengemas makanan yang ramah lingkungan dan aman dikonsumsi oleh tubuh manusia. Pada penelitian ini dikembangkan pengemas makanan berupa edible film dari nata de soya dengan melihat pengaruh penambahan gliserol pada kualitas tensile strength (kekuatan tarik) dan elongation at break (pemanjangan saat pemutusan). Edible film nata de soya dibuat dari hasil samping pengolahan tahu yang biasanya hanya dibuang...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGARUH WAKTU DAN SUHU PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH DENGAN SUHU TINGGI SECARA PIROLISIS
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Vol 2
, No 1
(2017)
Tempurung kelapa merupakan limbah yang cukup berlimpah di Indonesia dan dianggap sebagai masalah. Solusi yang dapat diterapkan pada kasus limbah tempurung kelapa ini adalah menjadikannya sebagai karbon aktif. Karbon aktif banyak digunakan sebagai adsorben di dalam industri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat karbon aktif dari pemanfaatan tempurung kelapa secara pirolisis dengan tanpa menambahkan bahan pengaktif serta untuk mengetahui pengaruh variabel waktu dan suhu pirolisis terhadap mutu k...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
OPTIMIZATION OF ENZYMATIC HYDROLYSIS OF RAMIE DECORTICATION WASTE-BASED CELLULOSE USING RESPONSE SURFACE METHODOLOGY
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Vol 2
, No 1
(2017)
Ramie is a herbaceous species which is usually used to produce fibre. The decortication process of ramie will leave the waste that still contain high cellulose. The high cellulose content of ramie decortication waste is a potential raw material for producing bioethanol.Cellulose conversion into bioethanol need four consecutive process e.g. pretreatment, hydrolysis, fermentation and purification. This research is combining microwave heating in the alkaline pretreatment toward the ramie decorticat...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN METODE DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Vol 2
, No 1
(2017)
Radikal bebas dapat menjadi penyebab penyakit degeneratif. Antioksidan dapat menghambat radikal bebas. Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) telah diketahui manfaatnya sebagai antioksidan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol daun Sirsak dan ekstrak etanol daun Jambu Biji terhadap radikal bebas DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Penarikan senyawa-senyawa aktif dari daun Sirsak dan daun Jamb...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Pengembangan Modul Kemagnetan Berbasis Guided Inquiry Untukmeningkatkan Kemampuan Representasi Mahasiswa Semester 2 Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2015/2016
Radiasi: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika
Vol 9
, No 2
(2017)
Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk : (1) Mengetahui kelayakan modulkemagnetan berbasis guided inquiry terhadap kemampuan representasi mahasiswa. (2) Mengetahui peningkatankemampuan representasi mahasiswa pada pengembangan modul kemagnetan berbasis guided inquiry.Metode yangdigunakan adalah metode pengembangan dengan desain pengembangan 4D (Define, Design, Development,Disseminate). Sebagai subjek penelitian dalam penelitian pengembangan ini adalah mahasiswa semester 2Pro...
Sumber Asli
Google Scholar