LLDIKTI
FGD ke -2: Pengelola Jurnal Kampus Antusias Ikuti FGD Bersama LLDIKTI Wilayah VI dan APJI
O
Operator APJI
Penulis
26 views
2 menit baca
"Tawangmangu, 19 Mei 2025 — Suasana antusias dan penuh semangat mewarnai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Sistem Informasi Data Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VI bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Jurnal Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengelola jurnal dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu dan tata kelola publikasi ilmiah."
FGD ini menjadi ruang dialog strategis bagi para pengelola jurnal untuk menyampaikan berbagai tantangan riil yang dihadapi dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, kompleksitas pengelolaan editorial, hingga belum optimalnya pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi. Para peserta secara terbuka menyampaikan harapan akan hadirnya sistem informasi jurnal yang lebih sederhana, mudah diakses, serta mampu menyajikan data jurnal secara cepat dan real-time guna mendukung pengambilan keputusan manajerial.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta, khususnya terkait kebutuhan dashboard jurnal yang mampu memetakan status akreditasi, indeksasi, performa penerbitan, serta kesiapan jurnal menuju standar nasional dan internasional. Sistem informasi tersebut dinilai penting tidak hanya sebagai alat monitoring, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan dan peningkatan kualitas jurnal secara berkelanjutan.
Selain membahas aspek sistem informasi, FGD ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pengelola jurnal melalui program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan APJI dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan, terutama dalam hal pendampingan teknis, penguatan jejaring antarjurnal, serta berbagi praktik baik (best practices) dalam tata kelola jurnal ilmiah. Sejumlah peserta mengungkapkan bahwa selama ini pengelolaan jurnal sering berjalan secara mandiri, tanpa dukungan pembinaan yang konsisten dan sistematis.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI dan APJI menegaskan komitmen bersama untuk membangun ekosistem publikasi ilmiah yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu. FGD ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan sistem informasi jurnal yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat peran pengelola jurnal kampus dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan reputasi akademik perguruan tinggi di Jawa Tengah
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta, khususnya terkait kebutuhan dashboard jurnal yang mampu memetakan status akreditasi, indeksasi, performa penerbitan, serta kesiapan jurnal menuju standar nasional dan internasional. Sistem informasi tersebut dinilai penting tidak hanya sebagai alat monitoring, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan dan peningkatan kualitas jurnal secara berkelanjutan.
Selain membahas aspek sistem informasi, FGD ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pengelola jurnal melalui program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan APJI dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan, terutama dalam hal pendampingan teknis, penguatan jejaring antarjurnal, serta berbagi praktik baik (best practices) dalam tata kelola jurnal ilmiah. Sejumlah peserta mengungkapkan bahwa selama ini pengelolaan jurnal sering berjalan secara mandiri, tanpa dukungan pembinaan yang konsisten dan sistematis.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI dan APJI menegaskan komitmen bersama untuk membangun ekosistem publikasi ilmiah yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu. FGD ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan sistem informasi jurnal yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat peran pengelola jurnal kampus dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan reputasi akademik perguruan tinggi di Jawa Tengah
Tentang Penulis
O
Operator APJI
operator@diajeng.lldikti6.id