Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 6-8 Tahun Di Sekolah Minggu Ananda
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 18
, No 2
(2022)
Stunting adalah keadaan malnutrisi jangka panjang yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama sehingga menimbulkan masalah tumbuh kembang anak, yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau lebih pendek dari usia (standar). Di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus dengan jumlah anak yang diukur sebanyak 4.165 ditemukan balita yang sangat pendek adalah 0 (0%) dan pendek berjumlah 542 (19,77%). Faktor yang menjadi penyebab stunting salah satunya adalah aktivitas fisik. Penelitian ini...
Sumber Asli
Google Scholar
Penguatan Generasi Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter bagi Siswa, Guru, dan Tendik MIM Janti Klaten
Muhibbin, Ahmad
; Parsetiyo, Wibowo Heru
; Saputra, Ridwan Cahya
; Sari, Wiwin Novita
; Fatmawati, Yuliana Indah
; Pramudika, Risang Galih
; Nashiroh, Annisa Laylatun
; Hariyanti
; Sawitri, Nonik Wulan
; Saputri, Aulia Indah
; Yunarta, Farizki
; Sholihah, Husna Imro’atush
Buletin KKN Pendidikan
Vol 2
, No 2
(2020)
Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Di mana Generasi Emas 2045 merupakan generasi yang ditunggu bangsa Indonesia. SDM berkualitas dapat diwujudkan melalui dunia pendidikan untuk berupaya mewujudkan generasi cerdas, kreatif, dan berkarakter. Cerdas dan kreati saja tidaklah cukup untuk mewujudkan generasi emas yang berkualitas, diperlukan jugaadanya pendidikan karakter. Oleh karena itu, dalam kegiatan KKN-Dik mengacu pada pengupayaan...
Google Scholar
DOI