Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–10 dari 14 artikel
Edukasi Kesehatan Tentang Gizi Seimbang Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Di Lapangan Edupark Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Terapan
Vol 1
, No 2
(2026)
Masa remaja adalah masa pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis dan kognitif yang cepat. Masalah gizi yang berulang saat ini adalah obesitas, kekurangan energi kronis (KEK), anemia dan kurang gizi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang kepada remaja melalui edukasi mengenai gizi seimbang. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan menyampaikan edukasi tentang gizi seimbang pada remaja d...
Sumber Asli
Google Scholar
18 Sitasi
Praktik Dan Edukasi Pijat Laktasi Di Kelurahan Karangpucung Puskesmas Purwokerto Selatan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Terapan
Vol 1
, No 2
(2026)
Menurut WHO (2025), anak-anak harus disusui secara eksklusif selama enam bulan pertama setelah lahir, tanpa makanan atau minuman lain, dimulai dalam satu jam pertama setelah lahir. Pemberian ASI eksklusif telah terbukti meningkatkan perkembangan kognitif anak sebesar 2-4 poin IQ, mengurangi risiko kelebihan berat badan dan obesitas pada remaja, serta memberikan perlindungan seumur hidup terhadap penyakit tidak menular. Kementerian Kesehatan (2025) menyatakan bahwa pemberian ASI eksklusif memberi...
Sumber Asli
Google Scholar
Edukasi Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Eksklusif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Terapan
Vol 1
, No 1
(2025)
Menurut Kementerian Kesehatan (2024), bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif berisiko mengalami gangguan emosional, penyakit kronis dan masalah gizi. Target global tahun 2025 adalah minimal 50%. Persentase penduduk Purwokerto Selatan tahun 2024 yang memberikan ASI eksklusif sebesar 68,5%. Karena bayi akan cepat lapar jika hanya diberi ASI, masyarakat Jawa, khususnya keluarga dan ibu mertua/nenek, memiliki kebiasaan untuk langsung memberikan makanan tambahan seperti pisang, madu, air beras...
Sumber Asli
Google Scholar
4 Sitasi
Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Pencegahan Bendungan ASI Pada Ibu Postpartum Sectio Caesarea Di RSUD Cilacap
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 21
, No 2
(2025)
Kelahiran melalui sectio caesarea dapat menjadi faktor penghambat keberhasilan menyusui, terutama pada hari-hari awal setelah melahirkan. Keterlambatan dalam memberikan ASI pada bayi dapat menyebabkan ASI menumpuk di saluran payudara dan sulit untuk dikeluarkan, yang mengakibatkan terjadinya bendungan ASI. Upaya preventif terhadap kejadian bendungan ASI dapat secara non farmakologi dengan perawatan payudara berupa yang aman bagi ibu dan bayi yaitu memberikan pijat oketani pada payudara ibu. Tuju...
Sumber Asli
Google Scholar
Pengaruh Pengetahuan Ibu Menyusui Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di RSU Aghisna Medika Kroya
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 21
, No 1
(2025)
Sejak lahir hingga anak berusia enam bulan, pemberian ASI eksklusif (EBF) berarti memberikan bayi ASI saja dan tidak memberikan makanan atau cairan lain, termasuk air, kecuali larutan rehidrasi oral (ORS), tetes, dan sirup. (yang mengandung vitamin, mineral, dan obat-obatan). Beberapa ibu memilih untuk memberikan susu formula kepada bayinya dibandingkan memberikan ASI eksklusif karena khawatir bayinya akan menangis terus-menerus dan tidak menyadari manfaat ASI. Mengetahui dampak pengetahuan ibu...
Sumber Asli
Google Scholar
PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG MENU SEIMBANG ANAK TK KASIH IBU KEBUN RIMBA BELIAN KABUPATEN SANGGAU
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 20
, No 1
(2024)
Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gizi di Indonesia tercermin dalam banyaknya kasus gizi buruk yang terjadi di negara ini. Hal yang sangat penting untuk perkembangan anak-anak adalah penyediaan makanan yang memiliki gizi yang baik. Ketika seorang wanita tidak mampu memberikan pola makan yang sehat dan seimbang bagi anak-anaknya yang masih kecil, hal ini dapat memiliki dampak negatif terhadap kebiasaan makan anak-anak tersebut. Dalam konteks pemasaran yang informatif, penyuluhan gizi merup...
Sumber Asli
Google Scholar
Pengaruh Efikasi Diri Ibu Menyusui Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di RSU Aghisna Medika Kroya
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 19
, No 1
(2023)
ASI eksklusif merupakan pemberian ASI kepada bayi dari usia 0-6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman baik obat, vitamin dan mineral (Kemenkes, 2021). Faktor yang paling mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah keyakinan diri (efikasi) ibu dalam menyusui. Berbagai masalah yang dihadapi ibu saat menyusui adalah ibu kelelahan, bayi menolak menyusui, putting susu lecet, putting susu datar, payudara bengkak, ibu merasa khawatir bayi tidak puas dan bayi...
Sumber Asli
Google Scholar
Hubungan Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang Dengan Indeks Masa Tubuh Pada Siswi Kelas XII Di SMK YPE Kroya
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 18
, No 2
(2022)
Nutrisi seimbang adalah makanan sehari-hari yang mengandung nutrisi yang tepat dalam jumlah yang tepat, berdasarkan prinsip variasi. Indeks massa tubuh (IMT) adalah cara untuk mengukur status gizi seseorang menggunakan pengukuran ukuran tubuhnya. Nutrisi yang baik penting untuk kesehatan Anda dan kemampuan Anda untuk membuat pilihan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan Indeks Massa Tubuh pada siswi SMA kelas XII. D...
Sumber Asli
Google Scholar
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di SMK YPE CILACAP
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 17
, No 2
(2021)
WHO mengatakan 5 % remaja atau satu dari 20 remaja di dunia terjangkit Infeksi Menular Seksual (IMS) setiap tahunnya. Keputihan lebih banyak terjadi pada remaja dan perempuan yang belum menikah. Penelitian di India menunjukkan prevalensi tinggi keputihan 95% di antara siswa remaja perempuan. Di Indonesia sekitar 90% wanita berpotensi mengalami keputihan karena negara Indonesia adalah daerah yang beriklim tropis, sehingga jamur mudah berkembang yang mengakibatkan banyaknya kasus keputihan. Penyeb...
Sumber Asli
Google Scholar
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Persepsi Tentang Perilaku Seksual Remaja Di SMK YPE CILACAP
Jurnal Bina Cipta Husda: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 17
, No 2
(2021)
Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu komponen pokok dalam kesehatan reproduksi. Faktor-faktor yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan remaja adalah masalah seks serta seksualitas meliputi pengetahuan yang tidak tepat tentang masalah seksualitas.. Untuk mengatasi permasalahan kesehatan reproduksi tersebut salah satunya dengan mewujudkan dalam upaya “Health Promotion” yaitu dengan melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya penyuluhan kese...
Sumber Asli
Google Scholar