Hubungan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Jerukan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali
๐ Abstract
Hasil penelitian didapatkan 53 (51,0%) responden yang terpapar asap rokok terdapat 16 (15,4%) mengalami stunting dan 51 (49,0%) yang tidak terpapar asap rokok terdapat balita stunting sebanyak 4 (3,8%). Berdasarkan uji Chi-Square nilai p-value 0,004 (p < 0,05), nilai Pearson Chi-Square 8,355. Sehingga H0 di tolak dan Ha diterima
ย Kesimpulan menunjukan hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dengan kejadian stunting pada balita usia 24โ59 bulan di desa. Saran untuk orang tua balita untuk tidak merokok di dalam rumah atau di dekat balita, menciptakan lingkungan rumah bebas asap rokok.
๐ Keywords
โน๏ธ Informasi Publikasi
๐ HOW TO CITE
Sariyani, Intan; Titik Wijayanti; Triani Yuliastanti, "Hubungan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Jerukan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali," Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, vol. 17, no. 02, Jul. 2026.