📅 20 January 2025
DOI: 10.52299/jks.v16i01.290

Evidence Based Case Report (Ebcr): Pengaruh Terapi Kompres Dingin terhadap Nyeri Luka Perineum di Puskesmas Rancaekek Dtp

Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

📄 Abstract

Pravalensi ibu bersalin yang mengalami luka perineum di Indonesia pada golongan umur 25-30  tahun yaitu  24%  sedangkan  pada  ibu  bersalin  usia  32-39  tahun  sebesar  62%. Nyeri yang ibu rasakan membuat ibu kesakitan, menghambat mobilisasi, hingga menghambat proses pemulihan masa nifas. Pemberian obat farmakologi pun dikhawatirkan akan berdampak pada kandungan ASI dan membahayakan bayi, sehingga diperlukan penerapan metode non farmakologi. Kompres dingin merupakan pemberian stimulus kutaneus dengan pemanfaatan suhu, bekerja dengan cara menurunkan kecepatan hantaran syaraf, sehingga impuls nyeri yang sampai ke otak lebih sedikit dan menurunkan sensasi nyeri yang dirasakan. Tujuan dari laporan ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian kompres dingin terhadap pengurangan nyeri luka jahitan di jalan lahir. Metode yang dilakukan ialah penelusuran artikel dengan menggunakan databased Garuda, Pubmed, dan Elsevier. Intervensi dilakukan dengan menerapkan kompres dingin pada ibu selama 10 menit dan diulangi dalam 30 menit sebanyak dua sesi. Hasil yang didapatkan dari penilaian nyeri yang dirasakan ibu menggunakan Wong-Baker Pain Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan penurunan sebanyak lima skala. Dengan demikian, pemberian kompres dingin secara jangka pendek efektif terhadap penurunan rasa nyeri luka jahitan perineum.

🔖 Keywords

#nifas; luka perineum; kompres dingin

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
20 January 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 16, Nomor 01, Tahun 2025

📝 HOW TO CITE

Sandy, Aulia Putri; Neneng Widaningsih; Chris Sriyanti, "Evidence Based Case Report (Ebcr): Pengaruh Terapi Kompres Dingin terhadap Nyeri Luka Perineum di Puskesmas Rancaekek Dtp," Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, vol. 16, no. 01, Jan. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal