📅 30 July 2019
DOI: 10.52299/jks.v10i2.52

Tradisi, Praktik Khitan Anak Perempuan dan Tinjauan Aspek Medis di Pesisir Pantai Selatan Jawa Tengah

Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

📄 Abstract

Khitan yang berarti bagian yang dipotong dari kemalun laki-laki dan perempuan, khitan anak perempuan masih berjalan sampai sekarang karena adanya keyakinan dan tradisi turun-menurun. Daerah di Jawa yang masih melaksanakan khitan perempuan yaitu masyarakat Desa Pangonan Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui alasan praktik khitan anak perempuan serta pertimbangan aspek medis dan tradisi dalam mempertahankan praktik khitan anak perempuan di Desa Pangonan, Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Pangonan, Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah. Subyek penelitian adalah masyarakat Desa Pangonan yang menyunatkan anak perempuannya dan bidan setempat sebanyak 20 Informan. Pengumpulan data memakai observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Proses pelaksanaan khitan perempuan di Desa Pangonan dilakukan oleh bidan dan dukun khitan setempat. Masyarakat masih menjalankan tradisi khitan anak perempuan dikarenakan masyarakat masih beranggapan khitan adalah suatu hal yang wajib dilaksanakan, kegiatan ini dipercaya masyarakat sebagai tradisi dan warisan leluhur yang bertujuan menghilangkan kotoran anak perempuan yang ada di kelamin anak dari sejak didalam kandungan ibu.

🔖 Keywords

#khitan anak perempuan #medis #tradisi

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 July 2019
Volume / Nomor / Tahun
Volume 10, Nomor 2, Tahun 2019

📝 HOW TO CITE

Anzar Ahlian; Siti Muawanah, "Tradisi, Praktik Khitan Anak Perempuan dan Tinjauan Aspek Medis di Pesisir Pantai Selatan Jawa Tengah," Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, vol. 10, no. 2, Jul. 2019.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal