📅 30 July 2019
DOI: 10.52299/jks.v10i2.51

Dampak Sosial Ekonomi dan Jarak Kelahiran terhadap Kejadian Kurang Energi Kronik pada Ibu Multigravida

Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

📄 Abstract

Kurangnya asupan energi menyebabkan Kekurangan Energi Kronik (KEK). Ibu hamil KEK berisiko terjadinya kematian janin (keguguran), prematur, lahir cacat, bayi berat lahir rendah (BBLR), stunting bahkan kematian bayi. Ibu dengan jarak kelahiran pendek, bekerja terlalu berat, berpendidikan dasar berisiko mengalami gizi kurang. Tahun 2017 Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara menemukan bahwa Puskesmas Keling I memiliki jumlah ibu hamil KEK terbanyak di Kabupaten Jepara sebesar 31 kasus. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu multigravida selama bulan Oktober 2018 di wilayah kerja Puskesmas Keling I Kabupaten Jepara sebanyak 43 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa yang digunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Analisa Univariat mayoritas ibu multigravida memiliki pendidikan menengah 22 orang (51,2%), ibu pekerja 25 orang (58,1%) jarak kelahiran tidak beresiko 24 orang (55,8%) serta ibu tidak mengalami KEK 31 orang (72,1%). Analisa bivariat terdapat hubungan sosial ekonomi dan jarak kelahiran terhadap KEK (pendidikan (p= 0,001); pekerjaan (p= 0,037); jarak kelahiran (p= 0,011)).

🔖 Keywords

#Sosial ekonomi #Jarak kelahiran #KEK #Multigravida

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 July 2019
Volume / Nomor / Tahun
Volume 10, Nomor 2, Tahun 2019

📝 HOW TO CITE

Lailatul Mutaghfiroh; Eka Ulya Ulfiana Sari; Yayuk NorAzizah, "Dampak Sosial Ekonomi dan Jarak Kelahiran terhadap Kejadian Kurang Energi Kronik pada Ibu Multigravida," Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, vol. 10, no. 2, Jul. 2019.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal