Pengenalan Kebudayaan Tradisional melalui Pendidikan Seni Tari pada Anak Usia Dini di BA Aisyiyah Ngadirejo, Sukoharjo

Buletin KKN Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surakarta

📄 Abstract

Anak usia dini dapat dikatakan sebagai masa keemasan (GoldenAge), masa keemasan ini lebih mudah untuk menerima rangsangan positif yang dapat meningkatkan perkembangan kecerdasan yang baik. Media ber-peran penting memberikan rangsangan positif yang dapat menjadikan anak merasa nyaman dan senang. Salah satu media itu didapat melalui seni tari. Perkembangan kebudayaan saat ini perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Maka dari itu, diperlukan pengenalan kebudayaan sejak dini yang inovatif, kreatif, dan edukatif agar anak-anak memiliki ketertarikan untuk mempelajari kebudayaan. Seni tari memiliki ragam yang sangat banyak, oleh karenanya memilih ragam tari yang memiliki gerakan sederhana namun akan sarat akan makna. Maka dipilihlah Tari Semut dari Jember sebagai pengenalan ke-budayaan pada anak usia dini di BA Aisyiyah Ngadirejo. Tari semut memiliki makna untuk memperkenalkan kebudayaan daerah kepada anak, sehingga anak sudah mengenal kebudayaannya sejak dini, kemudi-an selain itu tujuan pelaksanaan kegiatan untuk membantu mengem-bangkan rasa percaya diri anak

🔖 Keywords

#anak usia dini; seni tari; tari semut

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
01 December 2019
Volume / Nomor / Tahun
Volume 1, Nomor 2, Tahun 2019

📝 HOW TO CITE

Utomo, Arief Cahyo; Widyawati, Lisa; Supyanti, Rika; Guntur, Nanda; Dhita, Lely Aprillia Arin; Rahmadhanti, Ayu; Pratama, Ervha Arien; Safitri, Akmalia Riskiana; Amilia, Nadia Yuni; Marwan, Muhammad, "Pengenalan Kebudayaan Tradisional melalui Pendidikan Seni Tari pada Anak Usia Dini di BA Aisyiyah Ngadirejo, Sukoharjo," Buletin KKN Pendidikan, vol. 1, no. 2, Dec. 2019.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun