Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Semarang

📄 Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Penularan terjadi ketika penderita TBC paru BTA positif batuk atau bersin dan tanpa disengaja penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Seorang penderita tuberkulosis paru BTA positif dapat menginfeksi 10-15 orang di sekitarnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi terduga dan kasus baru TBC paru di sekitar tempat tinggal penderita TBC paru BTA positif. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan  cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 orang adalah seluruh anggota keluarga dari 35 penderita TBC paru BTA positif yang didiagnosa pada bulan Januari-Maret 2019 dan sedang menjalani pengobatan di wilayah kerja puskesmas Tlogosari Wetan. Sampel penelitian ditetapkan secara toral sampling. Hasil:  Intensitas kontak responden dengan penderita lebih dari 8 jam/hari sebanyak 71,4%.  Seluruh responden memiliki tingkat kepadatan hunian yang baik, artinya hunian tidak dalam kategori padat.  Responden yang merokok hanya 14,4%. Ventilasi kamar sebanyak 97,1% telah memenuhi standar kesehatan. status gizi hanya menemukan 1,4% responden yang masuk kategori kurus. Simpulan: Dari 70 anggota keluarga penderita TBC paru BTA positif ditemukan 5 orang terduga TBC paru. Diantara 5 orang terduga TBC paru tidak didapatkan kasus baru TBC paru.

🔖 Keywords

#Mycobacterium Tuberculosis #Tuberkulosis Paru #Kontak Erat

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
28 May 2020
Volume / Nomor / Tahun
Volume 15, Nomor 1, Tahun 2020

📝 HOW TO CITE

Kristini, Tri; Hamidah, Rana; , "Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita," Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 15, no. 1, May. 2020.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun