📅 31 May 2018

PENILAIAN RISIKO KEBAKARAN GEDUNG BERTINGKAT

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Semarang

📄 Abstract

Latar Belakang: Kebakaran merupakan suatu peristiwa yang diakibatkan oleh adanya tiga unsur nyala api yang dapat memebahayakan keselamatan jiwa ataupun harta benda.Kebakaran di gedung bertingkat lebih mematikan dan merugikan jika tidak memenuhi komponen keselamatan kebakaran..Metode: .Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei melalui wawancara dan observasimenggunakan checklist penilaian risiko kebakaran di Kampus I Universitas Muhammadiyah Semarang dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Manajemen proteksi risiko extreme pada manajemen, perencanaan prosedur serta pengunjung dan penyandang disabilitas sedangkan kesadaran staf dan pelatihan risiko high. Sarana penyelamatan risiko extreme yaitu pintu darurat dan pintu keluar semua gedung, sedangkan jalur evakuasi, jalan keluar dan penerangan darurat gedung NRC risiko low. Sarana proteksi risiko extreme meliputi alarm kebakaran gedunglab.terpadu dan rektorat, sedangkan risiko low pada alarm kebakaran gedung NRC serta APAR, hidran, sprinkler gedung rektorat dan lab.terpadu. Pencegahan kebakaran risiko extreme pada penyimpanan bahan mudah terbakar gedung rektorat dan instalasi listrik gedung rektorat dan NRC. Kesimpulan : Kategori risiko extreme meliputi manajemen proteksi pada manajemen, prosedur, perencanaan serta pengunjung.Kata kunci : Kebakaran, Penilaian Risiko, Gedung Bertingkat

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
31 May 2018
Volume / Nomor / Tahun
Volume 13, Nomor 1, Tahun 2018

📝 HOW TO CITE

Mustika, Sika Widya; Wardani, Ratih Sari; Prasetio, Diki Bima; , "PENILAIAN RISIKO KEBAKARAN GEDUNG BERTINGKAT," Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 13, no. 1, May. 2018.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun