Efek Pemberian Infusa dan Ektrak Kayu Cendana (Santalum Album Linn.) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Rattus Norvegicus Diabetik yang Diinduksi Aloksan
📄 Abstract
Desain penelitian pretest and postest with control group design. Besar sampel penelitian ditentukan dengan rumus Federer dan didapatkan sampel 4 ekor tiap kelompok. Semua kelompok hewan uji diinduksi dengan aloksan secara intraperitoneal. Kemudian setelah 4 hari diinduksi aloksan, dilakukan pengukuran kadar gula darah prettest yang sebelumnya telah dipuasakan selama 8 jam dengan tetap diberikan minum. Setelah pemberian perlakuan berupa control, infusa kayu cendana, ektrak kayu cendanan, kombinasi ektrak maupun infusa kayu cendana ditambah menformin selama 15 hari berturut-turut, hewan uji diukur kadar gula darah Posttest yang sebelumnya dipuasakan selama 8 jam dengan tetap diberikan minum. Hasil penelitian pemberian infusa maupun ektrak cendana (Santalum album Linn.) dapat penurunan kadar gula darah tikus putih (Rattus norvegicus) diabetik. Tidak ada efek bermakna kombinasi infusa kayu cendana (Santalum album Linn.) dengan menformin terhadap penurunan kadar gula darah tikus putih (Rattus norvegicus) diabetik.
🔖 Keywords
ℹ️ Informasi Publikasi
📝 HOW TO CITE
Hartini, Supri; Sukarya, I Gede Andika; Prihandono, Dwi Setyo, "Efek Pemberian Infusa dan Ektrak Kayu Cendana (Santalum Album Linn.) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Rattus Norvegicus Diabetik yang Diinduksi Aloksan," Pharmaqueous, vol. 4, no. 2, Aug. 2024.