📅 08 February 2022
DOI: 10.36760/jp.v3i2.327

Identifikasi Faktor Nutrisi Terhadap Potensi Anemia Di Wilayah Cilacap

Pharmaqueous
Universitas Al-Irsyad Cilacap

📄 Abstract

Logam ion tembaga (Cu) yang dapat mengakibatkan hemolisis pada darah akibat dari keracunan. Darah berfungsi sebagai pembawa oksigen, pertahanan tubuh terhadap infeksi dan mekanisme hemostasis. Tembaga (Cu) dalam dosis tinggi dapat meyebabkan gejala GI, SSP, ginjal, hati, muntaber, pusing kepala, lemah, anemia, kramp, konvulsi, shock, koma, dan dapat meninggal. Gejala yang  disebabkan  oleh  pasokan  oksigen  yang  tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan,   kurang   tenaga   dan   kepala   terasa   melayang.   Jika   anemia bertambah  berat,  bisa  menyebabkan  stroke  atau  serangan  jantung.  Gejala lemah, letih, lesu, lelah, lunglai atau yang biasa disebut 5L juga merupakan salah satu  gejala Anemia. Gejala  yang lain adalah mata berkunang-kunang, berkurangnya daya konsentrasi dan menurunnya daya tahan tubuh
 
Pada lansia penderita anemia berbagai penyakit lebih mudah timbul dan penyembuhan penyakit lebih mudah timbul dan penyembuhanya akan semakin lama. Prevalensi anemia adalah sekitar 8-44%, dengan prevalensi tertinggi pada laki-laki usia 85 tahun atau lebih. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Objek penelitian adalah lansia di wilayah Cilacap. Hasil penelitian yaitu gejala anemia yang di alami paling banyak di sebabkan karena memang adanya penyakit penyerta sebelumnya.

🔖 Keywords

#Cu; gejala anemia; lansia

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
08 February 2022
Volume / Nomor / Tahun
Volume 3, Nomor 2, Tahun 2022

📝 HOW TO CITE

Pangesti, Ira; Nugroho, Yusuf Eko; Nurwahidah, Andi Tenri, "Identifikasi Faktor Nutrisi Terhadap Potensi Anemia Di Wilayah Cilacap," Pharmaqueous, vol. 3, no. 2, Feb. 2022.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun