📅 05 July 2024
DOI: 10.31942/inteka.v9i2.9114

PEMBUATAN SELULOSA ASETAT DARI KULIT BUAH PINANG (ARECA CATECHU)

Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Universitas Wahid Hasyim

📄 Abstract

Buah pinang memiliki banyak manfaat, sedangkan kulit buah pinang hanya dibuang sebagai limbah. Salah satu penggunaan selulosa dalam jumlah yang relatif besar yang ditemukan dalam kulit pinang adalah produksi selulosa asetat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh selulosa asetat dari kulit buah pinang dan mencari kondisi terbaik berdasarkan variasi waktu asetilasi dan volume asam asetat glacial. Dua langkah terlibat dalam konversi selulosa menjadi selulosa asetat yaitu selulosa pertama kali diisolasi, dan kemudian diasetilasi. Produksi selulosa terjadi pada awalnya, diikuti dengan pemurniannya. Selulosa dipecah menjadi asam fosfat pada langkah berikutnya, di mana ia diasetilasi dengan asam asetat glasial, dan hasilnya diperoleh kembali melalui penyaringan dan pengeringan. Penelitian dilakukan menggunakan pengaruh waktu asetilasi 5, 10, 15, 20, dan 25 menit dengan pemberian volume asam asetat glacial 98% sebanyak 20 ml, 40 ml, 60 ml, 80 ml dan 100 ml terhadap kadar asetil dari selulosa asetat. Dari hasil penelitian ini didapat kadar asetil terbesar adalah 28,09% pada waktu asetilasi 15 menit dengan pemberian volume asam asetat glacial 60 ml.

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
05 July 2024
Volume / Nomor / Tahun
Volume 9, Nomor 2, Tahun 2024

📝 HOW TO CITE

Vashti, Revita Arendri; Muslim, Ikhwanul; Triana, Nurul Widji, "PEMBUATAN SELULOSA ASETAT DARI KULIT BUAH PINANG (ARECA CATECHU)," Jurnal Inovasi Teknik Kimia, vol. 9, no. 2, Jul. 2024.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun