📅 01 October 2012
DOI: 10.36499/jim.v8i2.433

PENGARUH SUHU UDARA PENGERING DAN KOMPOSISI ZEOLIT 3A TERHADAP LAMA WAKTU PENGERINGAN GABAH PADA FLUIDIZED BED DRYER

Majalah Ilmiah Momentum
Universitas Wahid Hasyim

📄 Abstract

Gabah panen dengan kadar air tinggi dapat menyebabkan penurunan kualitas gabah. Untuk menjaga kualitasnya, Pemerintah menentukan batasan kadar air maksimal yakni 14%. Proses pengeringan gabah yang diterapkan para petani di Indonesia adalah dengan cara penjemuran di bawah sinar matahari. Kendalanya adalah ketergantungan terhadap cuaca dan lamanya waktu pengeringan. Adapula pengeringan mekanik menggunakan alat pengering seperti fluidized bed dryer. Namun penggunaan suhu tinggi menyebabkan penurunan kualiatas gabah. Kajian mengenai sistem pengeringan pada suhu rendah dan waktu yang singkat perlu dilakukan untuk meningkatan kualitas gabah. Pengeringan adsorbsi dengan zeolit 3A pada fluidized bed dryer merupakan suatu modifikasi terhadap sistem pengeringan yang sudah ada. Tujuan penelitian ini untuk menentukan suhu dan komposisi zeolit terbaik yang menghasilkan waktu pengeringan tersingkat. Secara garis besar gabah panen dikeringkan dalam suatu unggun terfluidisasi pada variasi suhu 30, 40, 50 dan 60 0C, flowrate 3 m/s dengan komposisi perbandingan zeolit:gabah berturut-turut adalah sebagai berikut 0:100; 20:80; 40:60 dan 60:40 (% w). Pengamatan dilakukan terhadap penurunan kadar air serta waktu pengeringan. Pengeringan dihentikan ketika kadar air dalam gabah mencapai 14%. Waktu pengeringan tersingkat terjadi pada kompisi zeolit:gabah = 60:40 dan suhu 600C. Pengeringan ini menghemat hingga 73,07 menit dibandingkan pengeringan tanpa zeolit. Kata kunci : fluidized bed dryer, pengeringan gabah; zeolit 3A.

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
01 October 2012
Volume / Nomor / Tahun
Volume 8, Nomor 2, Tahun 2012

📝 HOW TO CITE

Graciafernandy, M. A.; Ratnawati, Ratnawati; Buchori, L., "PENGARUH SUHU UDARA PENGERING DAN KOMPOSISI ZEOLIT 3A TERHADAP LAMA WAKTU PENGERINGAN GABAH PADA FLUIDIZED BED DRYER," Majalah Ilmiah Momentum, vol. 8, no. 2, Oct. 2012.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun