PEMANFAATAN MIKROORGANISME DAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN BAKU BIOSORBEN LOGAM BERAT
đ Abstract
karsinogenik. Beberapa proses pengambilan logam berat yang telah ada
masih memiliki banyak kendala, diantaranya adalah produksi lumpur limbah
beracun yang tinggi, memerlukan biaya tinggi serta kurang efektif bila
diaplikasikan pada konsentrasi limbah yang rendah. Salah satu alternatif
pengolahan limbah yang mengandung logam berat adalah dengan proses
adsorpsi menggunakan bahan-bahan biologis sebagai adsorben. Prosesnya
kemudian disebut sebagai biosorption dan adsorbennya dikenal sebagai
biosorben. Beberapa keuntungan pemakaian biosorben adalah bahan baku
yang melimpah, murah, proses pengolahan limbah yang efisien,
minimalisasi lumpur yang terbentuk, serta tidak adanya nutrisi tambahan
dan proses regenerasi. Ada tiga mekanisme yang mungkin terjadi ketika
mikroorganisme mengambil logam-logam yang ada di larutan. Ketiga
mekanisme itu adalah (i) akumulasi/pengendapan ekstraselular; (ii)
penjerapan atau pembentukan kompleks pada permukaan sel serta (iii)
akumulasi intraseluler. Mikroorganisme yang banyak digunakan sebagai
biosorben diantaranya adalah kelompok bakteri, jamur, yeast dan alga.
Sedangkan biosorben dari limbah pertanian diantaranya adalah kulit buah
jeruk, kulit dan batang buah asam, serbuk kayu, sekam padi, tongkol jagung,
cangkang telur dan kulit kentang.
Kata kunci : adsorpsi, biosorben, logam berat
âšī¸ Informasi Publikasi
đ HOW TO CITE
Kurniasari, L., "PEMANFAATAN MIKROORGANISME DAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN BAKU BIOSORBEN LOGAM BERAT," Majalah Ilmiah Momentum, vol. 6, no. 2, Oct. 2010.