πŸ“… 14 July 2025
DOI: 10.31942/sd.v10i1.13170

Menembus Batas Non-Intervensi: Upaya Asean Mengatasi Perdagangan Manusia di Filipina 2015–2020: Menembus Batas Non-Intervensi: Upaya Asean Mengatasi Perdagangan Manusia di Filipina 2015–2020

Sosio Dialektika : Jurnal Ilmu Sosial Humaniora
Universitas Wahid Hasyim

πŸ“„ Abstract

Perdagangan manusia di Asia Tenggara, termasuk Filipina, melibatkan eksploitasi seksual, kerja paksa, dan perdagangan organ. ASEAN berperan sebagai instrumen, arena, dan aktor dalam mengatasinya, sebagaimana dijelaskan dalam teori Clive Archer. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa ASEAN menyediakan kerangka hukum (ACTIP), memfasilitasi diskusi (AMMTC, APA), dan bermitra dengan UNODC serta IOM. Meski terkendala koordinasi dan data terintegrasi, ASEAN berkontribusi dalam penegakan hukum, perlindungan korban, dan rehabilitasi. Temuan ini menegaskan pentingnya kerja sama regional untuk memberantas perdagangan manusia.
Kata Kunci: ASEAN, ACTIP, Clive Archer, Filipina, kerja sama regional, perdagangan manusia, perlindungan korban.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
14 July 2025
Volume / Nomor / Tahun
Volume 10, Nomor 1, Tahun 2025

πŸ“ HOW TO CITE

Pramono, Sugiarto; Nugroho Putra, Hafidz, "Menembus Batas Non-Intervensi: Upaya Asean Mengatasi Perdagangan Manusia di Filipina 2015–2020: Menembus Batas Non-Intervensi: Upaya Asean Mengatasi Perdagangan Manusia di Filipina 2015–2020," Sosio Dialektika : Jurnal Ilmu Sosial Humaniora, vol. 10, no. 1, Jul. 2025.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

πŸ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

πŸ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun