Analisis Sattlement Puncak Bendungan Akibat Proses Konsolidasi dalam Penentuan Camber

Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil
Universitas Veteran Bangun Nusantara

📄 Abstract

Bendungan Pidekso merupakan bendungan tipe urugan random dengan inti tegak di tengah, panjang puncak bendungan 387 meter, dan tinggi bendungan maksimum 32,00 m dari dasar sungai atau 44,00 m dari dasar galian. Konstruksi timbunan inti terbentuk dari bahan material clay yang bersifat kedap namun memiliki nilai plastisitas yang tinggi sehingga pada timbunan inti cenderung akan mengalami proses konsolidasi. Proses konsolidasi tanah dipengaruhi oleh massa lapisan tanah mengalami tambahan beban di atasnya. Analisis perhitungan dalam menentukan total penurunan akibat proses konsolidasi puncak bendungan menggunakan program Geostudio Versi 2018. Dalam perhitungan sattlement pada bendungan, dimodelkan bahwa timbunan melalui beberapa tahapan. Perhitungan setiap tahapan konstruksi 5m untuk tiap layernya. Dari hasil analisis penurunan timbunan coverdam sebesar 0,14 cm, pada ketinggian bendungan mencapai ½ H  penurunan sebesar 0,45 m. Penyesuaian puncak bendungan berdasarkan total perhitungan proses konsolidasi. Pasca konstruksi penurunan sebesar 0,65 cm. Dan setelah selesai proses konsolidasi selama 10 tahun sebesar 0,95 m. Maka di tentukan timbunan extra sebesar 1m.

🔖 Keywords

#Bendungan; Konsolidasi; Camber; Sigma W

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
14 August 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 5, Nomor 1, Tahun 2023

📝 HOW TO CITE

Hidayawan, Ahmad; Kurniawan, Andri; Adhi, Bagas Wahyu; Setiyanto, Beni; Rahayu, Hayu, "Analisis Sattlement Puncak Bendungan Akibat Proses Konsolidasi dalam Penentuan Camber," Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil, vol. 5, no. 1, Aug. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun