Pengaruh Kedalaman Pemasangan Vertical Drains dengan Pemodelan Tanah di Laboratorium

Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil
Universitas Veteran Bangun Nusantara

📄 Abstract

Pada umumnya tanah lunak memiliki daya dukung yang kurang baik, juga mudah memampat bila menerima beban. Pemampatan yang terjadi akan sangat lama karena tanah lunak memiliki sifat pemampatan yang sangat kecil. Untuk mempercepat pemampatan yang terjadi dipasang vertical drains. Kedalaman vertical drains yang dipasang akan berpengaruh terhadap derajat konsolidasi yang terjadi pada tanah lunak. Untuk mengetahui pengaruh tersebut dilakukan uji pemodelan di laboratorium menggunakan bak uji berukuran 60 cm x 80 cm x 90 cm dengan tinggi lapisan tanah adalah 50 cm. Kedalaman vertical drains yang dipasang adalah 50 cm, 40 cm, 30 cm dan 20 cm. Tanah yang digunakan adalah tanah lunak Hambalang dengan klasifikasi menurut USCS, termasuk lanau (MH) dan menurut AASTHO yaitu A-7-5. Pemberian beban preloading dan waktu pembebanan pada setiap variasi kedalaman vertical drains adalah sama. Besarnya penurunan dicatat dan dibandingkan dengan penurunan total untuk mengetahui derajat konsolidasi yang dicapai. Nilai derajat konsolidasi yang diperoleh pada kedalaman pemasangan vertical drains 50 cm, 40 cm, 30 cm, dan 20 cm adalah 47,75%; 47,58%; 37,40% ;dan 34,06%. Dapat disimpulkan bahwa semakin dalam pemasangan vertical drains, maka semaiki besar nilai derajat konsolidasi yang dicapai.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 June 2021
Volume / Nomor / Tahun
Volume 3, Nomor 1, Tahun 2021

📝 HOW TO CITE

Putri, Azzahra Nadia; Istiatun, Istiatun, "Pengaruh Kedalaman Pemasangan Vertical Drains dengan Pemodelan Tanah di Laboratorium," Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil, vol. 3, no. 1, Jun. 2021.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun