📅 10 April 2017

SEMEN

Kemadha
Universitas Sahid Surakarta

📄 Abstract

Semen merupakan kebutuhan bahan bangunan yang sangat pokok, dari masyarakat awam sampai ke praktisi pembangunan, semua menggunakan semen untuk bahan bangunan. Fenomena ini sangat mengembirakan, sekaligus masyarakat perlu diperhatikan dalam penggunakan semen. Banyak sekali masyarakat menggunakan semen secara sembarangan. Sehingga hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Seperti yang kita ketahui bahwasanya semen ini sangat terpengaruh oleh air. Semen yang disimpan ditempat lembab bahkan terkena air,semen tersebut akan cepat mengeras. Kejadian semacam ini sering kita dapati di dalam proses penyimpanan di toko besi, bahkan di gudang proyek. Semuanya tidak akan terjadi, jika pengguna dan pelaku bisnis bangunan mematuhi peraturan dalam penyimpanan semen. Apabila bagian semen sudah ada yang mengeras,berarti semen tersebut sudah bereaksi. Semen yang sudah mengeras tidak boleh dipaksakan untuk bahan plesteran maupun beton, jika dipaksakan hasil kuat lekat dan kuat tekan tidak akan maksimal. Beraneka ragam produk semen yang dijual di toko bangunan. Satu dengan merek yang lainnya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Bahkan kuat lekat dan kuat tekan yang dihasilkan akan berbeda-beda. Hal inilah yang harus diketahui dan harus dipahami oleh para pengguna semen. Apabila kita sudah dapat memahami semuanyamaka, hasilnya akan sesuai harapan

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
10 April 2017
Volume / Nomor / Tahun
Volume 7, Nomor 1, Tahun 2017

📝 HOW TO CITE

Marwahyudi, "SEMEN," Kemadha, vol. 7, no. 1, Apr. 2017.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun