πŸ“… 29 April 2021
DOI: 10.56444/mia.v18i1.2164

NOVELTY/KEBARUAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH SKRIPSI/TESIS/DISERTASI

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

πŸ“„ Abstract

ABSTRACTThe novelty was basically an element of the originality of new findings, in the sense ofdiscovering what others have not found. Finding new knowledge gaps, new problems, andnew methods from the many studies that have been carried out. To produce novelty, startby studying the phenomena that occur to you that you understand. Start browsing throughthe internet if there were already similar studies that discuss the same topic. If there wasalready an exact study discussing it, begin to find out whether the conditions in the studywere the same as the conditions in the phenomenon you are observing. If these conditionswere not the same, it was possible that our research contains elements of novelty. Athesis/thesis/dissertation scientific paper could be said to have novelty even though itinvolved the exact same research as previous research. Scientifically, seeking newknowledge was carried out through proper research activities with procedures that were inaccordance with scientific principles which can produce useful information.Every studyaimed to find information on a phenomenon and offer method findings in terms of solvingproblems in that phenomenon, therefore it could be negotiated that finding noveltyelements should be the top priority in research activity were finding novelty.Keywords: Novelty, Research, Scientific Work, Information, PhenomenaABSTRAKNovelty pada dasarnya merupakan unsur originalitas temuan yang bersifat baru.dalamartian menemukan apa yang belum ditemukan orang lain. Menemukan celah pengetahuanbaru, masalah baru dan metode baru dari sekian banyak riset yang telah dilakukan.Menghasilkan novelty, mulailah dengan mengkaji fenomena yang terjadi di sekitar andayang anda pahami. Mulailah browsing di internet apakah sudah ada penelitian sejenis yangmembahas topik yang sama. Jika sudah ada penelitian yang sama persis membahasnya, mulai temukan apakah kondisi pada penelitian tersebut sama dengan kondisi padafenomena yang anda amati. Jika kondisi tersebut tidak sama maka kemungkinan penelitiankita mengandung unsur novelty. Sebuah karya tulis ilmiah skripsi/tesis/disertasi bisadikatakan memiliki novelty walaupun melibatkan penelitian yang sama persis denganpenelitian sebelumnya. Secara ilmiah, mencari pengetahuan baru dilakukan melaluikegiatan riset yang benar dengan prosedur yang sesuai kaidah-kaidah ilmiah dapatmenghasilkan informasi yang bermanfaat. Setiap penelitian bertujuan untuk menemukaninformasi atas sebuah fenomena dan menawarkan temuan metode dalam halmenyelesaikan masalah dalam fenomena itu, oleh karena itu tidak dapat ditawar bahwamenemukan unsur kebaruan harus menjadi prioritas utama dalam sebuah kegiatanpenelitian adalah menemukan kebaruan atau novelty.Kata Kunci : Novelty, Riset, Karya Ilmiah, Informasi, FenomenaΓ‚

πŸ”– Keywords

#Administrasi Publik; Novelty #Riset #Karya Ilmiah #Informasi #Fenomena; Konsentrasi publik

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
29 April 2021
Volume / Nomor / Tahun
Volume 18, Nomor 1, Tahun 2021

πŸ“ HOW TO CITE

Noor, Munawar; , "NOVELTY/KEBARUAN DALAM KARYA TULIS ILMIAH SKRIPSI/TESIS/DISERTASI," Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI, vol. 18, no. 1, Apr. 2021.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

πŸ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

πŸ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun