đ
Abstract
Pengelolaan limbah padat medis merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan petugas serta pasien di rumah sakit. RSU Astrini Wonogiri menghasilkan limbah padat medis dari berbagai aktivitas pelayanan, khususnya di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah padat medis berdasarkan aspek sumber daya manusia, kebijakan pengelolaan, sarana dan prasarana, pemilahan, penampungan, pengangkutan, penyimpanan sementara, dan output. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian berjumlah tujuh orang dari unsur sanitarian, kepala bangsal, dan petugas cleaning service. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengelolaan limbah sudah sesuai prosedur, tetapi masih terdapat kendala seperti keterbatasan jalur pengangkutan, lokasi TPS yang kurang strategis, serta kurangnya pelatihan bagi petugas. Volume limbah padat medis dari rawat inap yang diangkut dalam satu kali pengangkutan mencapai 350 kg, terdiri dari limbah infeksius, benda tajam, dan farmasi. Kesimpulannya, RSU Astrini telah melaksanakan pengelolaan limbah padat medis dengan cukup baik, namun perlu ditingkatkan dalam hal pengawasan, fasilitas, sumber daya manusia, dan penataan pengangkutan. Disarankan untuk melakukan pelatihan rutin, evaluasi kebijakan, serta perbaikan infrastruktur pendukung.
Kata kunci: Limbah infeksius, Limbah padat medis, Pengangkutan, Pengelolaan limbah, Rumah sakit