Penentuan Konsentrasi Peg Untuk Seleksi Toleransi Kekeringan Pada Fase Benih Menggunakan 3 Varietas Cabai Lokal Sumatera Barat

Agrisaintifika : Jurnal Ilmu - Ilmu Pertanian
Universitas Veteran Bangun Nusantara

📄 Abstract

Abstrak PEG sering dipergunakan untuk seleksi toleransi cekaman kekeringan pada fase perkecambahan benih. Selain itu PEG juga dapat berguna untuk osmoticum priming karena bersifat inert secara kimiawi dan tidak menimbulkan efek merusak pada embrio benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kritis pemberian poly ethylene glycol (PEG 6000) yang menyebabkan penurunan perkecambahan benih 3 varietas cabai local Sumatera Barat sehingga dapat dipergunakan untk skrening toleransi kekeringan genotipe cabai pada fase perkecambahan. Penelitian  ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor. Faktor pertama adalah 3 varietas cabai yaitu Cabai Lontabar,  Kopay dan Aka. Faktor kedua  terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi PEG yaitu 0%, 5%, 10%, 15%,20% dan 25 %. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PEG 15% menyebabkan penurunan perkecambahan 3 varietas cabai asal Sumatera Barat. Pada konsentrasi 20% benih cabai sudah tidak berkecambah. Oleh karena itu untuk skrining toleransi kekeringan dapat menggunakan konsentrasi PEG 15% sehingga proses seleksi lebih efektif dan efisien. Kata kunci : Cabai, seleksi, PEG, toleran kekeringan

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
20 July 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 7, Nomor 2, Tahun 2023

📝 HOW TO CITE

Budiyanti, Tri; Indriyani, NLP; Kirana, Rinda; Suliansyah, Irfan; Hervani, Dini, "Penentuan Konsentrasi Peg Untuk Seleksi Toleransi Kekeringan Pada Fase Benih Menggunakan 3 Varietas Cabai Lokal Sumatera Barat," Agrisaintifika : Jurnal Ilmu - Ilmu Pertanian, vol. 7, no. 2, Jul. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal