📅 12 February 2020
DOI: 10.30787/gaster.v18i1.549

Studi Kajian Peran BPBD dan Aisyiyah Disaster Action dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Surakarta

Gaster
Universitas 'Aisyiyah Surakarta

📄 Abstract

Surakarta memiliki 25 kelurahan rawan banjir itu berada di daerah aliran sungai. Daerah Sungai Bengawan Solo dikatakan dengan daerah yang berpotensi bencana banjir dikarenakan rusak dan hilangnya daerah tangkapan hujan akibat illegal loging,  jenis batuan dan tanah yang kurang baik dalam menyerap air, penggunaan lahan oleh manusia mempertinggi tingkat erosi, dan kesadaran masyarakat akan terjadinya banjir masih rendah. Masyarakat di daerah rawan banjir itu diminta waspada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang peran Aisyiyah Disaster Action dalam pengurangan resiko bencana di Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen Penelitian ini  human instrument. Instrumen yang digunakan wawancara yang semi terstruktur. Terbatasnya kompetensi SDM. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk mencegah bencana masih rendah. Pendokumentasian wilayah-wilayah rawan bencana belum semuanya tersusun .Kesadaran pemilik usaha untuk penyediaan APAR sesuai ketentuan masih rendah. Belum semua daerah rawan bencana dapat dikurangi kerentanaanya.Belum optimalnya proses penyaluran bantuan bencana pada masyarakat. Minimnya regulasi yang mengatur tentang bencana.Belum optimalnya kelembagaan dalam menjalankan tugas sebagai relawan.Belum optimalnya pembentukan kelurahan tangguh akibat regulasi yang mengatur baru diluncurkan.Rencana strategi tersebut menyangkut pola yang diterapkan dalam penanggulangan bencana yang terjadi di masyarakat. Bencana yang sering terjadi di Kota Surakarta adalah bencana banjir. Usaha yang dilakukan oleh masyarakat dalam  mengatasi bencana banjir tersebut belum terlalu maksimal dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum menyadari perilaku membuang sampah ke sungai dapat menyebabkan banjir..Peranan BPBD Kota Surakarta dalam Penanggulangan bencana banjir Wilayah Surakarta merupakan wilayah yang sering terjadi bencana seperti gempa, serta luapan air bengawan solo yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi terutama saat terjadi hujan deras, maka disekitar bengawan solo dibangun parapet dan dibendungan tirtonadi dibangun embung untuk menampung debit air yang tinggi. Apabila terjadi bencana  membuat rencana kontragesi dengan mengumpulkan Satpol PP, Dishub, DKK, Puskesmas, TNI, POLRI, maka dari itu peran Aisyiyah Disaster action  sangatlah penting supaya crosscek kelapangan secara langsung untuk melihat keadaan secara langsung dan bisa melaporkan keadaan yang terjadi ke BPBD Upaya lain dalam penggulangan risiko bencana sekarang namanya ada segilima yang meliputi Pemerintah , Wirausaha ,Masyarakat , Institusi , Media masa dimana media masa ini berperan sangat penting karena berita yang terjadi di wilayah langsung bisa diketahui dengan cepat dan mudah dalam penanganan.

🔖 Keywords

#Peran BPBD Aisyiyah; disaster action; Pengurangan; resiko bencana

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
12 February 2020
Volume / Nomor / Tahun
Volume 18, Nomor 1, Tahun 2020

📝 HOW TO CITE

Widayati, Rina Sri, "Studi Kajian Peran BPBD dan Aisyiyah Disaster Action dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Surakarta," Gaster, vol. 18, no. 1, Feb. 2020.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

📚 References & Citations

Artikel ini telah dikutip oleh 5 publikasi lainnya.

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal