FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN IBU-IBU MENGIKUTI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA GAGAL DALAM TINDAKAN ASI EKSKLUSIF

Gaster
Universitas 'Aisyiyah Surakarta

📄 Abstract

Dinas Kesehatan Kota Surakarta memiliki program Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)  yang merupakan pendidikan interaktif dengan dukungan sosial yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian sebelumnya menunjukkan  bahwa program tersebut belum efektif sehingga diperlukan penelitian kualitatif untuk mendapatkan alasan kegagalan ibu-ibu yang sudah bergabung program tersebut dalam menjalankan ASI eksklsuif dan penyebab kegagalan program KP-Ibu untuk meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui. Jumlah responden yaitu delapan yang terdiri dari kader kesehatan, ibu-ibu anggota KP-Ibu yang gagal menjalankan ASI eksklusif dan bidan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa alasan ibu-ibu anggota KP-Ibu gagal dalam ASI eksklusif yaitu: 1) status bekerja, 2) tradisi, 3) kurangnya dukungan keluarga, 4) kurangnya produksi ASI, dan 5) kurang bagusnya teknik menyusui dan teknik menyimpan. Penyebab gagalnya program tersebut dalam meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui yaitu: 1) kurang aktifnya program tersebut, 2) kurangnya dana, 3) faktor budaya seperti kurangnya kebiasaan bertanya, dan 4) program yang belum matang. Kata Kunci: kelompok pendukung ibu, penyebab kegagalan

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
14 March 2015
Volume / Nomor / Tahun
Volume 12, Nomor 1, Tahun 2015

📝 HOW TO CITE

Ichsan, Burhannudin; Eko, Jonathan; Wijayanto, Wisnu, "FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN IBU-IBU MENGIKUTI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA GAGAL DALAM TINDAKAN ASI EKSKLUSIF," Gaster, vol. 12, no. 1, Mar. 2015.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal