📅 26 October 2021
DOI: 10.36308/jik.v12i2.313

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Universitas Bhamada Slawi

📄 Abstract

Status gizi memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan anak. Ketidakmampuan pemenuhan gizi pada anak selama periode 1000 HPK dapat menyebabkan stunting. Stunting menjadi salah satu masalah gizi yang prioritas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya di Kabupaten Bangka Barat yang memiliki angka tertinggi terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Jumlah sampel 186 responden dengan tehnik consecutive sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah meteran tinggi badan, grafik tinggi badan menurut umur WHO 2006 dengan melihat z score dan  kuesioner karakteristik ibu. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasilnya bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemeriksaan Antenatal Care  dengan kejadaian stunting pada balita di Kabupaten Bangka Barat dengan p value 0,03 (p<0,05) dan nilai OR 1,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa ibu yang mempunyai riwayat ANC tidak lengkap memiliki peluang 1,05  kali stunting dibandingkan dengan ibu yang mempunyai riwayat ANC lengkap. Penelitian ini diharapkan terbentuknya peer group komunitas keluarga balita untuk mencegah dan mengatasi stunting dan meningkatkan status gizi serta perkembangan balita secara optimal.

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
26 October 2021
Volume / Nomor / Tahun
Volume 12, Nomor 2, Tahun 2021

📝 HOW TO CITE

Julianti, Erna; Elni, Elni, "FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA," Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, vol. 12, no. 2, Oct. 2021.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun