📅 17 October 2018

PENGARUH FREKUENSI PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 1-3 BULAN (STUDI DI DESA KARANGSARI DAN PURBADANA KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS)

Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Universitas Bhamada Slawi

📄 Abstract

Latar Belakang :Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis pertumbuhan dan perkembangan. Tercapainya pertumbuhan dan perkembangan yang optimal merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan dan perilaku, serta rangsangan atau stimulasi yang berguna. Salah satu rangsangan atau stimulasi yang dianjurkan adalah pijat bayi. Pijat bayi dapat dilakukan satu atau dua kali dalam sehari. Tujuan :untuk mengetahui pengaruh frekuensi pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 1-3 bulan di desa Karangsari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode : Jenis Penelitian adalah quasi experiment dengan pendekatan non randomized pretest posttet with control group design dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel merupakan bayi berusia 1-3 bulan berjumlah 30 bayi yang terdiri dari 10 bayi sebagai kelompok kontrol, 10 bayi sebagai kelompok intervensi pijat 1x/hari dan 10 bayi sebagai kelompok intervensi pijat 2x/hari. Analisis perbedaan pertumbuhan (berat badan) menggunakan T test berpasangan, sedangkan analisis perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah pijat bayi menggunakan Uji Wilcoxon. Untuk analisis pengaruh frekuensi pijat bayi terhadap pertumbuhan (berat badan) menggunakan Uji One Way Anova, sedangkan analisis pengaruh frekuensi pijat bayi terhadap perkembangan menggunakan Uji Kruskal Wallis. Hasil : Hasil penelitian menyebutkan bahwa ada perbedaan pertumbuhan (berat badan) sebelum dan sesudah intervensi pada ketiga kelompok (p= 0,0001<α0.05). Hasil analisis Uji Wilcoxon menyebutkan ada perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah intervensi pada ketiga kelompok (p=0,046;p=0,025;p=0,046< α0,05). Hasil analisis dengan Uji One Way Anova menyebutkan tidak ada pengaruh frekuensi pijat bayi terhadap pertumbuhan (berat badan ) dengan nilai p=0,166>α0,05. Hasil analisis dengan Uji Kruskal Wallis menyimpulkan tidak ada pengaruh frekuensi pijat bayi terhadap perkembangan (p= 0,342 > α=0,05). Saran : diharapkan untuk menggerakkan kembali aktifitas pijat bayi dan memberikan stimulus secara terus menerus serta memperhatikan faktor-faktor lain yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi seperti memberikan ASI secara eksklusif.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
17 October 2018
Volume / Nomor / Tahun
Volume 5, Nomor 1, Tahun 2018

📝 HOW TO CITE

Sugiharti, Rosi Kurnia; Suwondo, Ari; Runjati, Runjati, "PENGARUH FREKUENSI PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 1-3 BULAN (STUDI DI DESA KARANGSARI DAN PURBADANA KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS)," Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, vol. 5, no. 1, Oct. 2018.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun