PENYEWAAN NASKAH PADA ABAD KE-19 SEBAGAI USAHA MEMPOPULERKAN CERITA DAN PELESTARIAN TRADISI TULIS NUSANTARA

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

📄 Abstract

Abad ke-19 dapat dikatakan sebagai era peralihan sastra klasik ke sastra modern di kawasan Nusantara. Salah satu karya yang masih disalin pada masa ini adalah naskah-naskah yang berisi cerita MahabharataNaskah-naskah tersebut disalin untuk beberapa kepentingan, di antaranya untuk tujuan pendidikan dan penyewaan. Penelitian ini menguraikan sistem penyewaan naskah Melayu yang berisi cerita Mahabharata pada masa tersebut. Selanjutnya, analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan pendekatan sejarah sastra. Kajian dilakukan dengan menganalisis kolofon naskah yang berisi cerita Mahabharata yang ada di koleksi Perpustakaan Nasional RI. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan gambaran sistem penyewaan naskah cerita Mahabharata di Melayu pada abad ke-19. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem penyewaan naskah cerita Mahabharata di Melayu memperlihatkan fungsi nilai ekonomi sastra pada masa tersebut. Selain itu, proses penyalinannya berfungsi sebagai usaha mempopulerkan cerita Mahabharata dan pemertahanan budaya tulis Arab-Melayu.

🔖 Keywords

#naskah Melayu; penyewaan naskah; tradisi tulis Nusantara

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
28 April 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023

📝 HOW TO CITE

Mamlahatun Buduroh, "PENYEWAAN NASKAH PADA ABAD KE-19 SEBAGAI USAHA MEMPOPULERKAN CERITA DAN PELESTARIAN TRADISI TULIS NUSANTARA," NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, vol. 2, no. 1, Apr. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun